riau24 Pembuatan 50 Sumur Bor di Desa Rimbo Panjang Telan Anggaran Hingga Rp115 Juta | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Pembuatan 50 Sumur Bor di Desa Rimbo Panjang Telan Anggaran Hingga Rp115 Juta

0
Berita Riau -  Pembuatan 50 Sumur Bor di Desa Rimbo Panjang Telan Anggaran Hingga Rp115 Juta

Pekanbaru, Riau24.com- Badan Restorasi Gambut (BRG) bersama Pemerintah Provinsi Riau baru-baru ini meresmikan pembengunan 50 unit sumur bor di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kampar sebagai upaya pencegahan karlahut dengan metode cepat dan instan yang tujuannya untuk mencegah kekeringan gambut ketika potensi kebakaran terdeteksi oleh sendor satelit.

Kepala BRG, Nazir Foead mengatakan pembuatan 50 unit sumur bor ini dilakukan oleh Masyarakat Peduli Api (MPA) Rimbo Panjang yang didanai sepenuhnya oleh BRG. Untuk membuat satu sumur bor membutuhkan dana sebesar Rp2,3 juta. Hingga total pembangunan untuk 50 unit sumur bor tersebut menelan anggaran mencapai Rp115 juta.

Selain dari BRG sendiri, untuk melaksanakan program restorasi ini juga mendapat bantuan dari Pemerintah Norwegia. “Selain sumbangan dari Norwegia, anggaran kita sebagian besar juga didapat dari APBN. Namun untuk angka pastinya belum bisa kita sebut karena masih dalam tahap pembahasan di DPR,” ujar Foead.

"BRG menggunakan dua metode dalam melakukan restorasi gambut. Pertama, memberikan respon cepat aksi restorasi pada lokasi-lokasi penting rawan kebakaran, dan kedua diprogramkan melalui rencana aksi restorasi gambut. Nah sumur bor ini adalah salah satu metode cepatnya" ungkap Foead ketika menyaksikan demonstrasi pemasangan mesin air pada sumur bor.

"Semoga pembuatan sumur bor ini dapat efektif mencegah karlahut. Selain itu pembuatan sumur bor yang dilakukan langsung oleh masyarakat secara swadaya dan mandiri ini diharapkan dapat memberikan kontribusi ekonomis terhadap pendapatan masyarakat. Itu tujuan kita tak menggunakan pihak ketiga dalam melakukan pembangunan ini," tutur Foead.

Foead menjelaskan, sumur bor tersebut kelak dapat digunakan oleh masyarakat sebagai sumber mendapatkan air bersih yang bisa dikonsumsi baik untuk pangan maupun untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi dan mencuci. "Sumur itu bisa digunakan ketika musim kemarau datang oleh masyarakat. Jadi tak perlu mencari sumber air sampai jauh," pungkasnya.

R24/uci

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru