riau24 BPBD Kampar Keluhkan Pengurangan Anggaran DAK | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

BPBD Kampar Keluhkan Pengurangan Anggaran DAK

0
Berita Riau -  BPBD Kampar Keluhkan Pengurangan Anggaran DAK

Pekanbaru, Riau24.com- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar, Santoso mengeluhkan pengurangan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Pemerintah Daerah sebesar 30 persen. Menurutnya, hal ini berdampak pada peningkatan kapasitas anggota dan peralatan yang hendak digunakan saat penanggulangan bencana.

“Anggaran kita itu hanya dari kabupaten saja. Kalau provinsi, dia kan duitnya banyak, tunjangannya juga banyak. Sedangkan kabupaten, sekarang saja sudah sakit lagi karena DAK nya dikurangi 30 persen. Untuk Kampar sendiri sudah hampir 600 miliar DAK nya dikurangi dari anggaran sebelumnya yaitu dua triliun lebih. Tapi pengurangan ini juga tergantung pada lifting minyak bumi,” ungkap Santoso.

Dikatakannya, pengurangan anggaran tersebut memiliki dampak yang sangat jelas. “Kemarin kita bisa menganggarkan pembelian peralatan ini dan itu serta melatih kapasitas anggota agar bisa lebih baik. Di pemadam ini sebagian besar anggota kita juga honorer. Nah kalau sudah dipotong begini, ya pasti berdampak pada itu semua,” katanya.

Seharusnya, lanjut Santoso, pengurangan anggaran tersebut jangan disama ratakan tetapi harus dipilah berdasarkan tugas pokok dan fungsi masing-masing. “Kalau dipotong semua sama banyak, kan kita jadi kewalahan. Misalnya seperti kita mau perang, saya butuh beberapa amunisi, sementara kita tidak dikasih. Nah jadi bagaimana kita mau gerak kalau begitu. Jadi kalau sudah kejadian, yasudah, kalah total lah kita. Kita kalah sebelum berperang karena peralatan tidak cukup,” keluhnya.

Santoso mengungkapkan bahwa sebenarnya pihaknya ingin membentuk kelompok pemadam di lima titik di Kabupaten Kampar dengan satu grup regu pemadam. Satu grup pemadam tersebut minimal diisi oleh lima orang. “Kalau satu grup minimal lima orang dengan satu hari itu tiga shift, berarti satu regu itu ada lima belas orang. Jadi kelompok ini nanti kita bekali permanen dari segi ilmu dan peralatannya. Hanya saja, sekarang masalahnya tersangkut dengan pembiayaan,” pungkasnya.

R24/uci
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru