riau24 Terima Banyak Aduan, Disperindag Riau Segera Panggil Pihak Produsen | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Terima Banyak Aduan, Disperindag Riau Segera Panggil Pihak Produsen

4
Berita Riau -  Terima Banyak Aduan, Disperindag Riau Segera Panggil Pihak Produsen
Pekanbaru, Riau24.com- Komitmen pembenahan pelayanan secara bertahap terus dioptimalkan. Seperti dengan memberikan layanan pengaduan bagi konsumen di Riau.
 
Dalam implementasinya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Riau mengakui telah banyak masyarakat yang melakukan pengaduan. Ini sebagai wujud peran aktif masyarakat dalam melihat kinerja produsen.
 
Kepala Disperindag Provinsi Riau Firdaus membenarkan hal tersebut. Diakuinya, telah banyak konsumen yang melampiaskan kekesalannya, karena kecewa dengan produsen.
 
"Ya sebagian sudah ada yang kita terima. Ternyata memang sudah banyak konsumen yang mengadukan kekecewannya melalui SMS centar kita. Nanti rencananya per bulan kami akan paparkan jumlah aduan," terangnya.
 
Sebagai tindaklanjut, pihaknya akan melakukan pemanggilan kepada pihak produsen yang sudah menjual produk tidak berkualitas sehingga merugikan konsumen. Hanya saja, Pemerintah Provinsi Riau hanya sebatas melalukan mediasi antara kedua belah pihak untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
 
"Kita tentunya mencarikan solusi terbaik. Dalam situasi seperti itu kami akan melakukan kerjasama dengan pihak terkait untuk menyelesaikan sengketa antar konsumen dan produsen," tegasnya.
 
R24/adi
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Vi
Minggu, 08 Mei 2016 09:54 wib
kalau lah iyo nakbpanggil, kita proses
Fiko
Minggu, 08 Mei 2016 09:53 wib
buat kerja kerja jeee paling
Ben
Minggu, 08 Mei 2016 09:53 wib
mg nya kalau produsen gk mau datang disperindag bsa paksa
Heri
Minggu, 08 Mei 2016 09:52 wib
ini betul serius ni...
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru