riau24 Harga Jual PLTMH Lebih Mahal dari Ditetapkan PT PLN | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Harga Jual PLTMH Lebih Mahal dari Ditetapkan PT PLN

0
Berita Riau -  Harga Jual PLTMH Lebih Mahal dari Ditetapkan PT PLN
 
Jakarta, Riau24.com - Harga jual listrik Rp per Kwh produksi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang lebih mahal dari harga yang ditetapkan PT PLN (Persero) akan membebani PLN dan rakyat Indonesia yang pada akhirnya akan membuat negara dan rakyat semakin menderita.
 
"Kami menolak dengan tegas harga jual listrik Rp/kWh produksi PLTMH yang lebih mahal dari yang telah ditetapkan PLN," kata Ketua Umum Serikat Pekerja PLN Jumadis Abda dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (8/5/2016).
 
Tercatat, harga jual PLTMH juga jauh lebih mahal dibanding harga listrik dari batu bara yang hanya Rp800-900 per kWh. Selain itu, juga di atas tarif listrik yang dijual PLN ke pelanggan rumah tangga, yaitu Rp450-1.350 per kWh.
 
Sementara, pemerintah melalui Kementerian ESDM memaksa PLN membeli sesuai Permen ESDM 19/2015 karena dalam beleid tersebut Feed in Tarif listrik Mikro Hidro Rp1.560-2.080 per kWh. Ironisnya, Keuangan PLN akan terbebani bila harus membeli listrik mikro hidro dengan harga sebesar itu
 
Menurut Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Rida Mulyana, pemerintah sebetulnya telah menyiapkan tambahan subsidi listrik dalam APBN-P 2016 untuk menutup selisih antara harga listrik mikro hidro yang dibeli PLN dari pengembang PLTMH dengan harga jual listrik PLN ke pelanggan.
 
"Terjadi kontradiksi perlakuan subsidi dari Pemerintah kepada PLN dan kepada investor. Kepada PLN selalu ada penekanan efisiensi, sedangkan kepada investor justru tidak masalah menggunakan dana subsidi, sekedar mengikuti keinginan investor mengenai harga beli KWh," paparnya.
 
Jumadis menjelaskan, seharusnya pola berfikir keberpihakan kepada investor harus diubah.
 
"Harusnya pro rakyat karena subsidi adalah uang rakyat. Apalagi faktanya sampai saat ini besaran subsidi yang diberikan pemerintah pada investor itu melalui tangan PLN untuk listrik mikro hidro juga belum disepakati, masih ada perbedaan perhitungan antara ESDM dan PLN," katanya.
 
SP PLN merencanakan akan menyuarakan penolakan termasuk intervensi harga PLTMH yang mahal ini yang harus dibeli PLN. "Kami terpaksa akan krmbali bersuara lebih keras lagi dengan turun ke jalan di Kementerian ESDM Jakarta dalam waktu dekat ini demi masyarakat Indonesia secara keseluruhannya," tegasnya.
 
R24/rul/lip
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru