riau24 Pengusaha H Tidak Ditahan, Pakar Hukum Sebut ini Ada Kejanggalan | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Terkait Kasus Narkoba Pengusaha H Di Inhil,

Pengusaha H Tidak Ditahan, Pakar Hukum Sebut ini Ada Kejanggalan

0
Berita Riau -  Pengusaha H Tidak Ditahan, Pakar Hukum Sebut ini Ada Kejanggalan
Inhil, Riau24.com - Tidak ditahannya seorang pengusaha berinisial H yang tertangkap sedang mengunakan narkoba jenis Shabu-shabu di sebuah hotel di kota Tembilahan belum lama ini, karena barang bukti yang diamankan kurang dari 1 gram, hal ini dirasa janggalan oleh pakar hukum.
 
Menurut Zainuddin SH, seorang pengacara di Kabupaten Inhil yang merasa janggal dengan tidak ditahannya pelaku H, yang hanya dilakukan rehabilitasi saja.
 
"Yang harus direhabilitasi itu pelaku yang dinilai sudah sangat ketergantungan dengan barang-barang itu, tapi untuk barang buktinya tetap harus ditindak secara hukum," ungkap pria yang akrab di sapa Aceng ini. Minggu (8/5/2016).
 
Lebih jauh Acang menjelaskan, dalam kasus narkoba tersebut, pelaku yang sudah terbukti positif menggunakan narkoba dan juga ada barang buktinya sudah bisa dijerat dengan undang-undang yang berlaku.
 
Menurut pernyataan Acang, jika penahanan pelaku tidak bisa dilakukan hanya karena barang bukti yang kurang dari 1 gram, maka hal tersebut dirasakan agak sumbang secara prosedur hukum.
 
"Itu sudah masuk kedalam pengguna pasal 137 tidak bisa ditawar-tawar lagi, sedangkan didalam persidangan itu, yang hanya ada tempat-tempatnya (alat mengkonsumsi narkoba, red) saja bisa jadi barang bukti, apalagi sudah terbukti mengunakan," pungkasnya.
 
Untuk diketahui, Jum'at (29/4/2016) lalu sekira pukul 22.00 Wib jajaran Mapolres Inhil mengamankan H yang merupakan adik kandung mantan bendahara partai politik Nazaruddin bersama dua orang rekannya U dan S disalah satu hotel di Kota Tembilahan, dengan mengamankan 0,6 gram narkoba jenis Shabu-shabu.
 
 
R24/adi/rgo
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru