riau24 Para Terpidana Mati Mulai Dipindah ke Nusakambangan | Berita Riau
Selasa, 19 Desember 2017

Nasional

Para Terpidana Mati Mulai Dipindah ke Nusakambangan

0
Berita Riau -  Para Terpidana Mati Mulai Dipindah ke Nusakambangan

Riau24.com –  Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, membenarkan pemindahan tiga terpidana mati dari Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Tembesi, Batam, ke Lapas Nusakambangan, Cilacap Jawa Tengah, pada Minggu malam, 8 Mei 2016.

Meski demikian, waktu pelaksanaan eksekusi mati jilid III sampai detik ini belum diketahui.

"Ya, memang ada (pemindahan tiga napi terpidana mati) semalam, " kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, Bambang Sumardiyono, saat dikonfirmasi VIVA.co.id, Senin 9 Mei 2016.

Ketiga napi tersebut berdasarkan informasi, merupakan warga Indonesia yang telah divonis mati terkait kasus narkoba. Mereka antara lain Suryanto (53), Agus Hadi (53), dan Pudjo Lestari (42).

Namun, menurut Bambang, pemindahan tiga napi dari Lapas Batam ke Lapas Besi Nusakambangan, merupakan pemindahan biasa. Ia juga belum berani memastikan, ketiga napi itu masuk dalam daftar orang yang akan menghadapi regu tembak saat eksekusi jilid III nanti.

Sampai detik ini, pihaknya pun, bahkan belum mendapatkan pemberitahuan terkait rencana eksekusi yang disebut akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

"Untuk eksekusi mati, kami belum tahu. Perlu diketahui bahwa Nusakambangan perlu kewaspadaan tinggi. Lapas ini dihuni napi kasus khusus, seperti teroris dan narkotika. Termasuk, napi hukuman mati dan seumur hidup di sana. Jadi, mau eksekusi (mati), atau tidak kita tetap waspada, " katanya.

Menanggapi adanya kabar personel Brimob Polda Jawa Tengah, yang disebut telah bersiap di Lapas Nusakambangan untuk melaksanakan eksekusi mati, Bambang memastikan belum ada.

"Belum ada itu. Kalau memang ada, kita sebagai Kanwil Kemenkumham Jateng pasti sudah tahu, " kata Bambang.

Sejauh ini, masalah keamanan di Lapas Nusakambangan, masih seperti biasanya. Belum ada penjagaan khusus yang erat hubungannya, seperti saat jelang pelaksanaan eksekusi mati jilid I dan II lalu.

"Jika nanti waktunya, pasti kita pasti koordinasi dengan Polres Cilacap, Brimob, dan sebagainya. Tentunya, pekerjaan lebih bagus kita evaluasi. Kekurangan (pengamanan) saat eksekusi tahap I dan II lalu kita tutup, " katanya. (asp)

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru