riau24 "Lahan yang Terbakar Diusulkan Masuk Revisi RTRW" | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

"Lahan yang Terbakar Diusulkan Masuk Revisi RTRW"

0
Kebakaran Lahan dan Hutan (Ilustrasi)
Berita Riau -
 
Pekanbaru-Riau24.com- Aksi dari kebakaran lahan dan hutan, kalau disinyalir sengaja membakar. Hal ini diduga tidak terlepas keinginan untuk menguasai kawasan hutan. Maka usai dibakar, selanjutnya ini diusulkan masuk direvisi Rencana Tata Ruang Wilayah Riau (RTRW).
 
Demikian ungkap praktisi hukum Riau, Hotland Simanjuntak, SH di Kantor Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Advokat Muda (DPD-HAMI) Provinsi Riau-Kepulauan Riau, Jumat (11/9). Menurutnya, ada sejumlah pihak diduga ingin memanfaatkan kawasan-kawasan hutan Riau menjadi perkebunan yang kemudian dialihfungsikan. 
 
"Lahan terbakar itu, kemudian nantinya akan diusulkan ke dalam usulan revisi RTRW Riau," sebut Hotland Simanjuntak. Sebutnya, dari pengamatan yang dilakukan pihaknya sejak tahun 2013 lalu, aksi tidak terpuji itu masih bisa berjalan hingga saat ini, karena tidak adanya kepastian hukum.
 
Ditambahkan, Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: 673 Tahun 2014 tentang Perubahan dan Peruntukkan Kawasan Hutan Riau, yang diserahkan Menteri Kehutanan (ketika masih dijabat Zulkifli Hasan, red) pada Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Riau ke-57 ini, belum memiliki aturan yang tegas.
 
Maka jelas, tambahnya, seluruh titik api yang ditemukan berada di atas kawasan belum memiliki penetapan kawasan hutan tersebut, adalah perbuatan melawan hukum. "Hal tersebut wajib dilakukan penyelidikan dan penyidikan berikut tindakan hukum," tegas Hotland.
 
Dikatakan, dalam hal ini mestinya Presiden Joko Widodo, bertindak ini dengan secara langsung turun tangan mengawasi. Sebab kata
Hotland, pemerintah juga harus memberikan sanksi yang tegas kepada pihak-pihak yang terbukti melakukan perbuatan melawan hukum dimaksud.
 
"Presiden harus berani mencabut izin dari pihak koorporasi diduga menjadi penyebab terjadi kabut asap tersebut," sebutnya, seraya menegaskan, hendaknya aparat penegak hukum itu jangan hanya pembakar lahan saja yang dikena penindakan, namun harus dapat mengetahui yang dibelakang aksi kebakaran lahan. R24/dai:Realese
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru