riau24 Pelancong Keluhkan Pungli di Candi Muara Takus, Asita Minta Atur Regulasi | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Pelancong Keluhkan Pungli di Candi Muara Takus, Asita Minta Atur Regulasi

0
Berita Riau -  Pelancong Keluhkan Pungli di Candi Muara Takus, Asita Minta Atur Regulasi
Pekanbaru, Riau24.com- Sejumlah wisatawan mengeluhkan pungutan liar di objek wisata Candi Muara Takus, Riau, saat libur panjang akhir pekan lalu. 
 
Zuhdy, seorang wisatawan dalam negeri mengaku dimintai uang karcis masuk, namun tanpa administrasi yang jelas. Dia meengaku dimintai uang sukarela oleh pemuda warga setempat di pintu masuk candi. 
 
"Saya dimintai uang sukarela saat saya mengunjungi Candi Muara Takus, saat liburan panjang, pekan lalu. Saya minta karcis, tetapi mereka bilang tidak ada karcis. Saya rasa mereka pemuda setempat yang melakukan pungli," katanya kepada wartawan.
 
Ketua ASITA Dede Firmansyah mengatakan seharusnya pemerintah mengambil langkah, terkait hal itu. Karena pungli itu dapat menurunkan minat pelancong. Seharusnya pemerintah membentuk regulasi untuk tiket masuk obje wisata, termasuk Candi Muara Takus.
 
"Seharusnya ada regulasi soal tiket masuk. Sehingga pelancong mengerti. Kalau hanya meminta uang saja, itu pungli," katanya. 
 
Tidak hanya tiket masuk, pemerintah juga diminta mengatur soal parkir kendaraan. Pemerintah bisa memanfaatkan hal itu untuk pendapatan daerah. 
 
"Bukan hanya Candi Muara Takus, ini untuk semua objek wisata di Riau," kata Dede.
 
Namun, Dede mengakui Candi Muara Takus yang merupakan peninggalan Kerajaan Sriwijaya itu semakin ramai dikunjungi. Dari pantauan ASITA banyak turis asing dan turis dari Sumatra Barat dan Sumatra Utara.
 
Hanya saja, warga Riau sendiri masih lebih tertarik berlibur ke Sumatra Barat, Singapura dan Malaysia pada liburan panjang akhir pekan lalu. 
 
 
R24/adi
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru