riau24 Kunjungan Kerja Maimanah Umar Disambut Baik Mayarakat Bukit Raya | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Kunjungan Kerja Maimanah Umar Disambut Baik Mayarakat Bukit Raya

0
Berita Riau -  Kunjungan Kerja Maimanah Umar Disambut Baik Mayarakat Bukit Raya

Pekanbaru, Riau24.com - Kunjungan kerja (Reses) oleh anggota DPD/MPR RI Dr H Maimanah Umar, MA berlangsung dengan lancar. Tampak hadir dalam acara ini camat Bukit Raya Maspir Tarmizi, S.STp, M.Si, Lurah simpang tiga Jaspiyo Biyun, lurah Tangkerang Labuay Muhammad Nasir, lurah Tangkerang utara Genta Musda, ketua LPM dan tokoh-tokoh masyarakat.

Sebelum melakukan diskusi dengan masyarakat, camat Bukit Raya memberikan kata sambutan. Dalam kata sambutannya, camat Bukit Raya Maspir Tarmizi menyampaikan gambaran mengenai kondisi kecamatan Bukit Raya tersebut.
"Penduduk dikecamatan Bukit Raya ada 110.000 jiwa dengan 40 lahan dan terdiri dari 4 kelurahan. Diantaranya kelurahan simpang tiga, kelurahan tangkerang selatan, kelurahan tangkerang utara dan kelurahan tangkerang labuay. Luas wilayah kecamatan Bukit Raya sendiri termasuk nomor 5 terbesar di Pekanbaru. Sejauh ini, Apbd kota Pekanbaru hanya bisa memenuhi 15% dari usulan kebutuhan masyarakat,"jelasnya.

Dalam kesempatan itu, camat bukit raya juga mengajak masyarakat agar dapat menyampaikan aspirasi-aspirasinya kepada perwakilan di pusat ini, baik dari segi infrastruktur ataupun masalah-masalah di masyarakat lainnya.

Sebelum diskusi dengan masyarakat, Maimanah Umar kembali menjelaskan tugas dan fungsi dari anggota DPD/MPR RI secara rinci. Tidak hanya itu, Maimanah Umar juga bercerita mengenai pengalamannya selama menjadi anggota DPD/MPR RI. Hal tersebut mendapat tepuk tangan meriah dari masyarakat yang hadir di acara reses ini.

Ketua LPM kecamatan Bukit Raya adli h Muhalimin menjadi orang pertama yang menyampaikan aspirasinya. Dalam kesempatan itu, ada beberapa pertanyaan yang disampaikan oleh ketua LPM Bukit Raya.
"Kami yang juga merupakan masyarakat Riau ingin tahu berapa seenarnya Persen hasil minyak Riau yang kembali ke Riau? Selanjutnya, Apa ada sinergi antara dpd dengan anggota DPR RI dapil Riau? Katena mereka juga bertugas menyerap aspirasi masyarakat,"tanyanya.

Selanjutnya pertanyaan datang dari RW 10. Sebelum menyampaikan aspirasinya, RW 10 mengucapkan selamat ulangtahun kepada Maimanah Umar sebelum menyampaikan aspirasinya. Yang mana Maimanah Umar baru saja memasuki usia ke 79 tahun di 5 mai 2016 kemarin.
"Kami melihat banyak perusahan atau bumn yang mempekerjakan tenaga dari luar, bukan tenaga lokal atau putra daerah. Selain itu, kami juga mempertanyakan mengenai batas wilayah antara Pekanbaru-Kampar. Terkait 3 rw yang dalam keputusan kemendagri dimasukkan kedalam wilayah kampar, sebelumnya merupakan wilayah Pekanbaru. Secara administrasi kami sudah direpotkan karena semua berkas selama ini terdata di Pekanbaru,"tuturnya.

Setelah mendengar pertanyaan-pertanyaan yang dari masyarakat, Maimanah Umar menjawab satu per satu pertanyaan tersebut. Bukan hanya untuk dijawab, Maimanah Umar mengatakan dirinya akan memperjuangkan aspirasi-aspirasi ini kepada pihak yang punya otoritas.
"Mengenai persen hasil minyak Riau, saya memperjuangkannya 70% untuk kembali ke Riau, dan kemudian disebut dengan otonomi khusus. Hanya saja yang baru terealisasi baru 15%. Akan tetapi saya masih terus memperjuangkannya. Selain itu, masyarakat juga harus tahu Kami dari DPD ada 4 orang dan selalu duduk berdiskusi bersama dengan DPR yang kemudian sama-sama memperjuangkan aspirasi-aspirasi masyarakat Riau. Jadi memang ada sinergi kerja dengan anggota DPR RI. Mengenai jalan jembatan Siak 4 akan saya sampaikan dan pertanyakan kembali. Sementara mengenai perusahaan yang tidak menggunakan tenaga kerja lokal, saya sudah memperjuangkannya. Dan masih terus memperjuangkan agar perusahaan mampu menpekerjakan putra daerah, karena bagaimanapun perusahaan tersebut ada didaerah Riau,"jelasnya.

Mengenai pertanyaan batas wilayah Pekanbaru-Kampar, Maimanah Umar mengatakan memang kemendagri telah membuat keputusab untuk 3 rw yang dipindahkan dari wilayah Pekanbaru ke Kampar.
"Dan saya akan mencoba pertanyakan kembali kenapa wilayah tersebut dipindahkan dan sekaligus menjelaskan tentang kesulitan masyarakat dengan adanya perpindahan wilayah ini,"tutupnya.

R24/mla

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru