riau24 Ayah Bingung, BB Capai 5 Kg Bayi Penderita Tumor Otak Baru Bisa Dioperasi | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Rokan Hulu

Ayah Bingung, BB Capai 5 Kg Bayi Penderita Tumor Otak Baru Bisa Dioperasi

0
Berita Riau -  Ayah Bingung, BB Capai 5 Kg Bayi Penderita Tumor Otak Baru Bisa Dioperasi
Rohul, Riau24.com - ‎Tidak terasa, sudah 10  hari Muhammad Ihya, bayi penderita tumor otak basah asal Desa Sikebau Jaya, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), bertahan hidup.

‎Sejak sabtu (7/5) malam lalu, M. Ihya akhirnya dirujuk ke RSUD Arifin Achmad, dan baru tiba di Kota Pekanbaru pada Minggu (8/5) dini hari sekira pukul 01.00 WIB.

Badaruddin ayah M.Ihya merasa sangat was-was dengan kedaan anak keduanya dari sang istri Yuli, rasa khawatir ini bukan tanpa sebab, pasalnya hingga saat ini perawatan terhadap anaknya belum secara maksimal.

Dirinya juga merasa terkejut, saat dokter bedah syaraf yang mulai menangani anaknya, di RSUD Arifin Ahmad, mengungkapkan, bahwa anaknya baru bisa dilakukan Operasi ketika berat badan (BB) telah mencapai 5 kg atau saat umurnya mencapai 10 minggu.

"Saya kaget tadi mas, saat dokter memberitahu saya, bahwa anak saya baru bisa dioperasi ketika berat badannya sudah mencapai 5 kg, sedangkan setiap harinya berat badannya terus berkurang. Saya jadi bingung, gimana cara menaikkannya hingga 5 Kg," katanya, selasa (10/5) dengan nada sedih.

Dirinya merasa, bahwa dokter bedah syaraf yang menangani anaknya belum menanganinya dengan masksimal, serta timbul pertanyaan dibenaknya, tentang pernyataan dokter di RSUD Pasirpangaraian, bahwa ini penyakit serius dan harus segera dilakukan Operasi.

"Saya jadi bingung mas, dokter di Pasirpangaraian bilang ‎anak saya harus segera di Operasi jangan sampai lewat dua minggu. Tapi dokter di Pekanbaru bilang anak saya bisa dioperasi kalau udah berat 5 kg, dan berumur 10 minggu. Jadi siapa yang benar," keluhnya.

Bukan hanya itu saja, dirinya juga menjelaskan, berat badan bayinya semakin lama semakin menurun. Saat dilahirkan berat badannya mencapai 3 Kg, namun saat ini berat badanya hanya mencapai 2,5 kg.

Terlebih, pernyataan dari salah satu dokter bedah syaraf yang menangani anaknya, mengungkapkan bahwa jika sudah berangsur baik anaknya bisa dibawa pulang, sambil menunggu berat badannya mencapai 5 kg, baru bisa dilakukan operasi.

Badaruddin menjelaskan, dirinya hanya bisa pasrah melihat anak ke duanya dalam keadaan sakit. Dirinya juga khawatir nyawa anaknya tidak tertolong, pasalnya keadaan  anaknya semakin menurun.  

‎Perlu diketahui, sejak dilahirkan pada Minggu (1/5) malam lalu, M. Ihya yang punya kelainan di dahi kepalanya langsung dirujuk ke RSUD Pasirpangaraian. Namun, selama dirawat di ruang inkubator, pihak rumah sakit milik Pemkab Rohul tak bisa berbuat apa-apa karena peralatan operasi terbatas.

Dengan modal kartu Jamkesda yang diurus Badruddin, ayah di bayi di Dinas Kesehatan Rohul dan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Rohul, akhirnya pihak RSUD Pasirpangaraian mendaftarkan M. Ihya melalui online untuk segera dirujuk ke RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, dan mendapatkan penanganan secepatnya.

Selama tujuh hari M. Ihya mendapatkan perawatan dari petugas medis RSUD Pasirpangaraian, karena harus menunggu nomor antrean menyusul ruangan di RSUD Arifin Achmad sedang penuh pasien.

Dirinya sempat mengungkapkan, "Apa yang harus kami lakukan sebagai rakyat kecil. Apa karena kami hanya punya kartu Jamkesda, sehingga anak saya M. Ihya harus menderita seperti ini," keluh Badruddin sambil terisak.

Badruddin mengharapkan Bupati Rohul Suparman dan anggota DPRD Rohul ikut mendesak pihak RSUD Arifin Achmad Pekanbaru agar bayinya M. Ihya segera mendapatkan penanganan medis, atau segera dioperasi.

Bapak dua anak ini sangat menginginkan anak keduanya hidup normal seperti anak-anak lainnya, termasuk bisa mengenyam pendidikan di sekolah umum.


R24/dev/ags

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru