riau24 Parit Drainase Macet dan Sampah Menumpuk Jadi Penyebab Banjir di Pekanbaru | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Parit Drainase Macet dan Sampah Menumpuk Jadi Penyebab Banjir di Pekanbaru

0
Berita Riau -  Parit Drainase Macet dan Sampah Menumpuk Jadi Penyebab Banjir di Pekanbaru
Pekanbaru, Riau24.com- Banjir seakan sudah menjadi 'langganan' Kota Pekanbaru. Untuk itu, Walikota Pekanbaru Firdaus MT melakukan peninjauan di beberapa ruas jalan yang dianggap paling parah sering terendam banjir. Lokasi yang ditinjau oleh orang nomor satu di Pekanbaru ini adalah kawasan Pasar Buah dan Hotel Furaya di jalan Sudirman Ujung serta kawasan Pasar Bawah jalan Ahmad Yani Ujung.
 
Firdaus MT didampingi Kadis PU Zulkifli Harun, Kadis Koperasi UKM Ingot Ahmad dan sejumlah pejabat lainnya saat meninjau lokasi banjir. Banjir yang terjadi di beberapa ruas jalan ini ditemukan Firdaus disebabkan oleh macetnya parit drainase dan gorong-gorong yang tersumbat karena tumpukan sampah serta pendangkalan. 
 
"Penyempitan di parit buang pasar bawah juga menyebabkan air tidak lancar untuk mengalir ke Sungai Siak sebagai tempat akhir pembuangan air lingkungan," kata Firdaus, Rabu (11/5/2016).
 
Melihat kondisi itu, Firdaus memerintahkan Dinas PU dan Dinas Kebersihan untuk membongkar parit buang pasar bawah dan mengeruk kembali parit serta gorong-gorong yang ada di Jalan Sudirman Ujung.
 
Firdaus juga menganalisa parit yang berada di depan Hotel Furaya sudah mendangkal dan ditambah lagi, di atasnya sudah ditutup semen sehingga menyebabkan air tidak lancar mengalir.
 
"Coran semen di atas parit itu dibuka saja dan diganti dengan besi supaya sampahnya bisa dibersihkan," ujar Firdaus.
 
Selain di depan Hotel Furaya, lokasi lain yang menjadi perhatian Firdaus adalah kawasan Pasar Bawah. Sebab, setiap hujan turun, kawasan ini akan terendam banjir. Bahkan ruas jalan dan lantai dasar pasar dipenuhi air hingga pinggang orang dewasa.
 
"Saya sudah suruh pasukan kuning dikerahkan untuk membongkar seluruh saluran agar lancar menuju pintu air di tepian sungai siak," terang Firdaus.
 
Dijelaskannya, yang dilakukan saat ini adalah tahap awal untuk mengatasi banjir. Jika nanti tidak juga berhasil, maka akan ada perbaikan di beberapa saluran parit utama dan tersier.
 
R24/uci
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru