riau24 Surat Pencabutan Pembekuan PSSI Salah Ketik? | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Bola

Surat Pencabutan Pembekuan PSSI Salah Ketik?

0
Berita Riau -  Surat Pencabutan Pembekuan PSSI Salah Ketik?

Riau24.com – Keputusan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mencabut Surat Keputusan sanksi administratif terhadap PSSI pada Selasa, 10 Mei 2016, lalu disambut positif pihak klub. Tapi, benarkah ada kesalahan ketik di surat tersebut?

“Alhamdulillah. Satu kata ini sangat mewakili perasaan saya dan Arema karena pencabutan pembekuan dari Kemenpora,” ujar General Manager Arema Cronus, Rudy Widodo.

Menurut Rudy, pencabutan sanksi terhadap PSSI ini menjadi tanda awal yang baik bagi sepakbola Indonesia. Setelah satu tahun lebih dibekukan dan banyak aktivitas sepakbola terhenti, memang banyak memberikan dampak.

Salah satu yang sangat dirasakan oleh Arema adalah usaha pembinaan yang tengah dibangun akhirnya terganggu. Salah satu yang sangat terlihat adalah merosotnya jumlah anak didik Akademi Arema sampai 50 persen dalam satu tahun terakhir.

“Banyak yang beranggapan jangan bekerja di sepakbola. Orangtua melarang, bibit muda patah semangat, dan semakin hilang potensi anak-anak muda muncul dari daerah. Ini yang paling terasa sekarang,” tuturnya.

SK Salah Ketik?

Meskipun disambut positif, ternyata SK pencabutan sanksi PSSI masih menyisakan masalah. Menurut Media Officer Arema, Sudarmaji, masih ada yang salah dalam surat tersebut. 

Sebab, dalam surat yang dikenal dengan SK Menpora 01307 bernomor 14 Tahun 2016 Tentang Pencabutan Sanksi Administratif bagi PSSI tersebut, terdapat kesalahan ketik nomor SK pada bagian Menetapkan pada lembaran kedua surat tersebut. 

Di sana tertulis Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI PEMUDA DAN OLAHRAGA TENTANG PENCABUTAN ATAS KEPUTUSAN MENTERI PEMUDA DAN OLAHRAGA NOMOR 01370 TAHUN 2015 TENTANG PENGENAAN SANKSI ADMINISTRATIF BERUPA KEGIATAN KEOLAHRAGAAN PERSATUAN SEPAKBOLA SELURUH INDONESIA TIDAK DIAKUI.

“Nomor 01370 seharusnya tertulis nomor 01307, sesuai dengan nomor SK,” kata Sudarmaji.

Sudarmaji menilai surat yang telah ditandatangani oleh Menpora, Imam Nahrawi, tersebut bisa tidak sah karena kesalahan tersebut. Sudarmaji khawatir kesalahan ketik akan membuat masalah di belakang hari, terutama ketika berurusan dengan FIFA. 

"Turunan SK antara bagian atas dan bawah berbeda. Ini berbahaya. Mau tidak mau, suka atau tidak suka pihak Kemenpora harus memperbaiki kesalahan tersebut. Karena surat itu akan dipakai sebagai referensi Mensesneg ke FIFA dan merupakan dokumen negara sebelum dilayangkan ke federasi dunia," nilai Sudarmaji.
 
Dia khawatir jika hal itu disengaja, berarti pembekuan dari Kemenpora masih berlangsung. Dia menambahkan, kesalahan itu hanya ada pada bagian menetapkan. Sepanjang surat, Kemenpora tetap menggunakan nomor SK 01307. Sudarmaji berharap kesalahan itu segera dibenahi sehingga kepercayaan dan kekhawatiran klub bisa teratasi. 

“Itu mungkin mesti dibenahi, sehingga klub bisa yakin banned untuk PSSI telah dicabut Kemenpora,” lanjutnya. (one)

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru