riau24 Karyawan Dealer Honda Dilaporkan Ke Polisi | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Indragiri Hulu

Karyawan Dealer Honda Dilaporkan Ke Polisi

0
Berita Riau -  Karyawan Dealer Honda Dilaporkan Ke Polisi
Rengat, Riau24.com - Karyawan PT Asista Auto Prima yang berinisial TN (30) resmi dilaporkan Manajemen PT Arista Auto Prima Cabang Air Molek, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau ke Polres Inhu.

TN (30) warga Jalan Gunung Kelud, No. 50 E RT 003/RW 006 Kelurahan Sekip, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru itu telah menggelapkan uang customer perusahaan senilai Rp270 juta.

Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni melalui Paur Humas Polres Iptu Yarmen Djambak, Jumat (13/4/2016) membenarkan adanya laporan dari PT PT Arista Auto Prima, yang merupakan dealer resmi mobil Honda tersebut.

Laporan yang disampaikan Yuni Fidasari atas nama perusahaan dengan nomor LP/77/V/2016/Riau/Res Inhu, Selasa (10/5/2016) menerangkan bahwa, pada Rabu (3/2/2016), customer atas nama H Basran (56) warga Desa Japura, Kecamatan Lirik melakukan perjanjian SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) Honda CR-V warna merah dengan terlapor.

Saat pembuatan SPK itu, H Basran menyerahkan uang sejumlah Rp5 juta sebagai tanda jadi, dengan kesepakatan mobil yang dipesan dapat diambil selama tiga bulan kedepan. Tempat pengambilan unit yang dipesan yaitu di showroom PT Arista Auto Prima cabang Air Molek.

Pada Senin (28/4/2016), TN meminta pelunasan kepada customer sebesar Rp265 juta. Dari jumlah itu, Rp250 juta ditransfer terlapor ke rekening bank mandiri atas nama PT Arista Auto Prima, sementara Rp15 juta lagi diserahkan H Basran secara tunai kepada terlapor.

Pada Jumat (29/5/2016), M Zikri menanyakan kepada kapan unit yang dipesan customer atas nama H Basran datang dan juga meminta penjelasan atas dana yang telah disetorkan ke rekening perusahaan PT Arista Auto Prima.

Setelah dikroscek ternyata dana yang disetorkan sebesar Rp250 juta itu bukan untuk pembayaran unit yang dipesan H Basran, melainkan dialih fungsikan terlapor untuk pelunasan pembayaran customer lain atas nama Desi Permatasari.

Sementara dana sebesar Rp15 juta yang disetorkan secara tunai oleh H Basran kepada TN tidak disetorkan kepada perusahaan PT Arista Auto Prima dan kuitansi yang diterima korban adalah kuitansi yang tidak resmi seperti yang dikeluarkan oleh perusahaan.


R24/dev
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru