riau24 Kembali, Kerusuhan Terjadi di HKBP Sumbersari | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Pekanbaru

Kembali, Kerusuhan Terjadi di HKBP Sumbersari

1
Gereja HKBP Sumbersari
Berita Riau -  Kembali, Kerusuhan Terjadi di HKBP Sumbersari
Pekanbaru, Riau24.com - Kerusuhan antar jemaat kembali terjadi di Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Huria Sumber Sari. Gereja HKBP yang terletak di jalan Rokan Rt 1 Rw 6 Kecamatan Lima Puluh ini mendadak rusuh pada Minggu (15/5/2016) pagi sekitar pukul 08.30 WIB.

Penganiayaan terjadi saat saat Pendeta Kefas Purba hendak masuk kedalam gereja untuk memimpin acara kebaktian. Namun, jemaat gereja yang saat itu sudah terbagi menjadi dua kubu tidak terima apabila Pendeta Kefas masuk kedalam gereja. Hingga terjadilah pergumulan antara jemaat yang menyebabkan jubat Pendeta Kefas robek-robek.
Tak hanya itu saja, jemaat gereja juga terlibat saling pukul hingga beberapa orang mengalami luka dan memar di bagian tubuhnya.

Beberapa tersangka penganiayaan bahkan sudah mempersiapkan diri dengan alat pemukul yang terbuat dari kayu bloti.

Adapun pelaku penganiayaan adalah rombongan Pdt Kana Silitonga, AKP Mengembang Simanungkalit, dkk.

Asal muasal terjadi pertikaian di gereja HKBP Sumbersari karena surat pindah Pdt. Kana Silitonga yang seharisnya sudah pindah pada April 2015, namun yang bersangkutan tidak bersedia meskipun sudah mendapatkan surat peringatan. Akibatnya Pdt Kana Silitonga mendapatkan skorsing dari pucuk pimpinan HKBP tertinggi di Tarutung.

Tak hanya itu saja, Pdt EvaTudi Risbek Sinaga (salah satu pendeta di HKBP Sumbersari) juga sudah mendapatkan surat pindah ke Langsa tapi juga tidak mau berangkat ke Muntok Babel.
Kedua pendeta ini menggalang massa menolak surat pindah tersebut dan menyebabkan pertikaian diantara jemaat sehingga terjadinya penyerangan terhadap Pendeta Kefas dan dan beberapa jemaat lainnya.

Kejadian bentrok tersebut berawal dari adanya aksi saling ejek antar jemaat gereja, karena tak dapat menahan emosi, beberapa di antaranya terlibat baku hantam.

Ada dua kelompok, yakni jemaat Pendeta Kana Silitonga M.Div dan Pendeta Eva Sinaga S.Th dan satu lagi kelompok Pdt Kepas Purba yang dilantik menjadi Pendeta Ressort HKBP Sumbersari tanggal 27 Maret 2016 lalu.

Pelaku penganiayaan diperkirakan sekitar 150 orang, dan sekitar 10 orang menjadi korban. Korban saat ini sudah melaporkan perbuatan para tersangka ke polisi untuk disidik lebih lanjut.

Petugas Kepolisian yang mendapat informasi pertikaian antara dua kelompok itu langsung turun ke lokasi untuk melerai dan mencegah bentrokan susulan.

Saat ini, polisi dan pihak TNI masih di lokasi kejadian untuk meminimalisir bentrok lanjutan. Dan beberapa barang bukti berupa kayu bloti sudah diamankan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Semoga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi, karena sudah sepatutnya jabatan dalam gereja bukan dijadikan suatu ajang untuk pertikaian.


R24/uci
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

RonMibDrive
Sabtu, 28 Oktober 2017 02:12 wib
Priligy 60 Mg Comprimes Keflex Antibiotic For Spider Bites online pharmacy Online Prescription Sales Of Viagra Accidents Avec Clomid Priligy Kopen
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru