riau24 Noviwaldy: Kenapa SKPD Panik kalau Plt Gubri Memakai Jasanya Herwan, itukan Sah-sah Saja  | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Noviwaldy: Kenapa SKPD Panik kalau Plt Gubri Memakai Jasanya Herwan, itukan Sah-sah Saja 

1
Berita Riau -  Noviwaldy: Kenapa SKPD Panik kalau Plt Gubri Memakai Jasanya Herwan, itukan Sah-sah Saja 
 
Pekanbaru, Riau24.com - Adanya kebijakan, Plt Gubri Arsyadjuliandi Rahman, memakai 'jasa' daripada Muhammad Herwan. Sekarang ini menimbul polemik. Dikarena, ada SKPD dilingkungan Pemprov Riau merasa terganggu,
 
Herwan yang mantannya Direktur Eksekutif KADIN Riau merupakan orang dekat Plt Gubri ini diberikan kewenangan berlebihan. Padahal, statusnya tidak jelas. Hal ini dinilai suatu bentuk ketidakpercayaanya Plt terhadap bawahannya (Kepala SKPD, red) hasil dari assesment.
 
Terkait hal itu, Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman tegaskan bahwa, itu merupakan preogeratif dari kepala daerah (Plt Gubernur Riau, red) selagi tidak melanggar aturan. "Toh diketahui itu Herwan tidak ada dalam struktur. Tapikan, merupa hak preogeratif," ujarnya.
 
Politisi Demokrat ini menegaskan, dalam hal tersebut DPRD sebagai lembaga pengontrol, memang tak berhak mengevaluasi hal menjadi polemik sekarang. Karena, sebut Noviwaldy, pihaknya sesuai tugas DPRD melakukan evaluasi kinerja gubernur dan perangkatnya saja.
 
Kesempatan itu, mantan anggota DPRD Kota Pekanbaru ini, dalam masalah dipakainya jasa Herwan oleh Plt Gubri, kenapa dari SKPD mesti panik. "Kenapa ditiap SKPD itu mesti panik. Saya menilai yang dilakukanya Plt Gubri, itu sah-sah saja pakai jasa Herwan," ujarnya.
 
Noviwaldy menyebutkan, masalah ini sebenarnya sudah cukup lama didengar akan kepanikkan SKPD. Cuma sambungnya, ketika hal itu setelah dipelajari dan telusuri. Hal keberadaan dari Herwan tersebut hanya memberi masukan kepada Plt Gubri, bukannya itu mendikte.
 
"Setelah kami pelajari dan telusuri laporan tersebut, ternyata halnya keberadaan dari Herwan itu tetap profesional. Sebab hanya berikan masukan kepada Plt Gubri, yang secara administrasi saja. Dengan tujuanya agar tidak salah langkah nantinya," ujar Balon Walikota ini.
 
Karena sambung Noviwaldy, yang diketahui bahwa Herwan memang orangnya teliti. Maka sudah suatu yang wajar saja dipakai Plt Gubri. Dan tidak pula itu terdengar kalau Herwan tersebut masuk ke dalam wilayah kebijakan. Lagi pula suatu hak preogratig daripada Plt Gubri.
  
"Secara pribadi, saya akui setuju saja dengan dilakukan Plt Gubri. Dan saya lihat ini sebagai langkah antisipatif atau yang istilahnya itu safety first. Mengingat hal trauma masa lalu, agar kepala daerah tak terkena jebakkan Batman. Artinya mengaca pengalaman," tutupnya.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Budak melayu
Senin, 16 Mei 2016 20:11 wib
Dedek jgn cari muka,urus aja dewan tu,pandai pulak membela herwan,coba anda tugas di pemprov.biar tau siapa herwan,,muka dua,eskalasi aja tak beres kalian urus,santai aja lah bung dedet
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru