riau24 Soal Dugaan Ijazah Palsu, Siihol Pangaribuan ini Gugat LSM Riau Lestari Rp3,7 M | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Soal Dugaan Ijazah Palsu, Siihol Pangaribuan ini Gugat LSM Riau Lestari Rp3,7 M

0
Ijazah Palsu Sarjana (Ilustrasi)
Berita Riau -  Soal Dugaan Ijazah Palsu, Siihol Pangaribuan ini Gugat LSM Riau Lestari Rp3,7 M
 
Bengkalis-Riau24.com- Anggota DPRD Bengkalis yang dilaporkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Riau Lestari, ke Mapolda Riau pada 2 Agustus 2015 silam. Ini, kemudian akhirnya berbuntut panjang. Pasalnya yang merasa dilaporkan ini tidak terima dizalim.
 
Maka, Sihol Pangaribuan ini tidak terima yang nenjadi terlapor atas dugaan gunakan ijazah palsu saat
Pileg. Tidak terima dituduh seperti itu, melalui penasehat hukumnya, Sihol inipun menggugat LSM Riau Lestari ke Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. "Benar dilaporkan itu klien kami," ungjap Horas Sitorus SH.
 
Kuasa Hukum Sihol ini menyebut,
atas laporan dan pemberitaan itu. Maka, dikarena sangat dirugikan tersebut, telah dilayangkan surat gugatan dengan nomor register 180/PDT-G/2015/PN-PBR pada 3 September 2015. Sidang perdana mungkin pada 22 September ini.
 
Selain membantah atas keseluruh tudingan LSM tersebut, Horas ini juga mempertanya legalitas atas berdirinya. Sebab ini, diduga kuat melakukan perbuatan melawan hukum karena tak sesuai dengan tujuan pendiriannya. "Kita sudah cek aktenya. LSM itu bergerak dibidang lingkungan, kok ngurusi soal Ijazah orang. Klien kami sangat dirugikan," ujarnya.
 
Sambil memperlihatkan sejumlah berkas, Horas menjelaskan, saat mendaftar jadi Caleg, Sihol sudah menyertakan berkas Ijazah dari Universitas Generasi Muda di Provinsi Sumatera Utara. Namun belakangan diketahui universitas itu dinyatakan tidak memiliki izin sesuai Surat Edaran Pemberitahuan dan Larangan dari Kementerian dan Kebudayaan (Kemendikbud) Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah I Nomor 025/K.1.2.1/K1/2014 tanggal 29 Februari 2014.
 
Tapi katanya, ini tak berpengaruh pada status pendidikannya Sihol. "Soal izin, itu urusan dari pihak Kementerian. Tapi yang pasti universitas itu telah menerangkan kepada Polda Riau bahwa klien kami telah kuliah dan lulus disitu," papar Horas.
 
Ia pun membenarkan, dengan kondisi itu, yang dipergunakan saat ini adalah Ijazah lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA). Namun, kata Horas, tudingan LSM Riau Lestari, mengatakan bahwa Sihol tak pernah lulus dari SMA Negeri 1 Marihat kota Pematang Siantar sangat tak valid.
 
"Klien kami memang pernah sekolah di SMA Harapan Pematang Siantar. Namun, karena status Sekolah itu belum diakui, maka, untuk ujian EBTA/EBTANAS tahun 1989/1990, dirujuk ke SMA Negeri 1 Marihat itu. Kita punya surat pernyataan dari dua sekolah itu," tegasnya.
 
Menurutnya, atas laporan dan pemberitaan itu, Sihol sangat tak nyaman dan dirugikan dan memutuskan untuk melakukan gugatan. Tak tanggung-tanggung, Sihol menuntut ganti kerugian moriil dan materiil sebesar Rp3,7 Milyar terhadap LSM Riau Lestari. R24/dai/arpius
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru