riau24 Hasil Indeks Kota Islami Tempatkan Yogyakarta di Nomor Pertama | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Hasil Indeks Kota Islami Tempatkan Yogyakarta di Nomor Pertama

0
Berita Riau -  Hasil Indeks Kota Islami Tempatkan Yogyakarta di Nomor Pertama
Riau24.com - Maarif Institute melakukan penelitian untuk menilai Indeks Kota Islami (IKI). Penelitian ini dilakukan pada 29 kota di Indonesia dan menghasilkan IKI yang berbeda di tiap kota. 

"Kami melakukan penelitian dengan mengambil sampel 29 kota di Indonesia, penelitian ini memakan waktu lama, 1 tahun," kata Direktur Riset Maarif Institute Ahmad Imam Mujadid Rais dalam paparannya di Hotel Alia Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (17/5/2016). 

Ke-29 kota yang dijadikan sampel dinilai melalui variabel aman suatu kota, hal yang diperhatikan diantaranya kebebasan beragama dan keyakinan, perlindungan hukum, kepemimpiman dan pemenuhan hak politik perempuan, hak anak dan difabel. 

Selanjutnya variabel sejahtera memperhatikan tingkat pendidikan, pekerjaan, pendapatan, kesehatan. Dan variabel bahagia dinilai melalui berbagi dan kesetiakawanan dan harmoni dengan alam. 

Dari penelitian tersebut, menghasilkan nilai Indeks Kota Islam yang variatif. Berikut nilai IKI ke-29 kota dari peringkat tertinggi. Berikut daftarnya:

1. Yogyakarta - 80.64 
2. Bandung - 80.64 
3. Denpasar - 80.64
4. Bengkulu - 78.40
5. Pontianak - 78.14
6. Serang - 77.82 
7. Metro - 77.50
8. Semarang - 75.58
9. Palembang - 74.36
10. Malang - 73.72
11. Ambon - 73.53 
12. Surakarta - 72.66
13. Salatiga - 71.22 
14. Mataram - 70.71
15. Manado - 70.10
16. Batam - 69.94
17. Surabaya - 69.74 
18. Tasikmalaya - 69.65
19. Banda Aceh - 69.62
20. Jayapura - 68.53 
21. Banjarmasin - 66.79
22. Palu - 66.15
23. Pangkalpinang - 65.71 
24. Jambi - 63.91
25. Tangerang - 61.99
26. Padang - 61.67
27. Kupang - 59. 39
28. Padang - 58.37
29. Makassar 51.28

Penelitian ini, lanjut Rais, berangkat dari pemahaman islam sebagai agama rahmat. Dia mengatakan agama rahmat yang dimaksud adalah Islam sebagai agama harus membawa perubahan berupa kebaikan bagi yang lain. 

"Berdasarkan itu kami dalam rapat internal dan mengundang expert, lakukan kajian-kajian. Kami definisikan bahwa kota islami adalah kota yang aman, sejahtera, dan bahagia," ungkap Rais. 

Penelitian yang dilakukan mulai 8 Januari - 31 Maret 2016 ini memakai metode obyektif dan subyektif. Untuk menilai variabel aman suatu kota, hal yang diperhatikan diantaranya kebebasan beragama dan keyakinan, perlindungan hukum, kepemimpiman dan pemenuhan hak politik perempuan, hak anak dan difabel.  Sementara variabel sejahtera memperhatikan tingkat pendidikan, pekerjaan, pendapatan, kesehatan. Selain itu ada juga berdasarkan  kebahagiaan yang dinilai melalui berbagi dan kesetiakawanan dan harmoni dengan alam. 

"Sehingga kota dengan tingkat ke-Islaman paling tinggi ada Yogyakarta, Bandung dan Denpasar dengan nilai IKI 80.64 , peringkat selanjutnya Bengkulu, Pontianak dan Serang nilai IKI 78.14, dan paling rendah Kupang, Padang dan Makassar dengan IKI 51.28," urai Rais. 

"Tapi ini bukan berarti kota tersebut rendah ke-Islamannya, ini kan progresif, perkembangannya. Penelitian ini sesuai dengan data pada tahun 2014," tutupnya.

R24/afd/det

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru