riau24 Ini Hal-Hal Penting Mengenai Peliputan Investigasi Menurut Praktisi Jurnalis | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Ini Hal-Hal Penting Mengenai Peliputan Investigasi Menurut Praktisi Jurnalis

0
Berita Riau -  Ini Hal-Hal Penting Mengenai Peliputan Investigasi Menurut Praktisi Jurnalis
Pekanbaru, Riau24.com- Seorang praktisi jurnalis, Dandhy Dwi Laksono menjelaskan secara rinci mengenai seluk beluk peliputan investigasi. Menurutnya, saat ini jurnalis investigasi jumlahnya semakin berkurang. Hal tersebut dikatakannya bukan karena tidak ada kemampuan dari jurnalis, melainkan karena tidak ada political will dari media.
 
Dandhy menjelaskan, ada empat langkah yang harus dilakukan dalam peliputan investigasi yakni harus adanya tuduhan, mengumpulkan bukti, mencari saksi dan menangkap aktor.
 
"Pertama, Anda harus punya tuduhan. Kalau Anda tidak punya tuduhan, ya repot. Karena tuduhan ini pasti ada konstruksi informasi awal dan ada hipotesisnya. Untuk membuat tuduhan, Anda bisa menangkap informasi berdasarkan inderawi. Inderawi juga berguna untuk melakukan assesment yakni menggunakan pengetahuan dan pengalaman untuk menakar atau menilai bobot informasi itu. Keduanya ini harus sepaket untuk bisa menjadi tuduhan," ungkap Dandhy.
 
Langkah selanjutnya, sambung Dandhy, jika sudah ada tuduhan maka wartawan harus mengumpulkan bukti, lalu mencari saksi dan terakhir mengungkap aktor dalam kasus tersebut.
 
"Perbedaan investigatif reporting dengan indepth reporting adalah, indepth reporting tidak sampai pada mengungkap aktor," ujarnya, saat mengisi acara Lokakarya Media Anti Korupsi oleh KPK bersama AJI di Hotel Grand Central, Pekanbaru, Selasa (17/5/2016).
 
Selain itu, Dandhy juga menerangkan dalam peliputan investigasi terdapat tiga jejak (trails) yang harus dicari. Ketiganya ini, menurut Dandhy merupakan sebuah bukti dan saksi untuk hasil investigasi.
 
"Dalam investigasi ada tiga jejak yang harus dicari yang dapat dijadikan sebagai buksi dan saksi. Ketiganya ini adalah material trail (paper trail), people trail dan money trail," terang penulis buku Jurnalisme Investigasi tahun 2009 ini. 
 
R24/uci
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru