riau24 Jelang PHK pada Naker Migas di Riau, ini Kata Ketua Apindo.... | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Jelang PHK pada Naker Migas di Riau, ini Kata Ketua Apindo....

0
Berita Riau -  Jelang PHK pada Naker Migas di Riau, ini Kata Ketua Apindo....
Pekanbaru, Riau24.com - Adanya tindakan Pemutusanya Hubungan Kerja (PHK) yang bakal dilakukan perusahaan Migas di Riau, sedikit banyak tentu sangat meresahkan bagi pekerja. Pasalnya, bakal ada 4.000 pekerja nantinya di esekusi.
 
Menyikap permasalahan tersebut dikonfirmasikan pada Ketua DPP Apindo Riau Wijatmoko, mengaku kebenaran akan ada PHK di Riau. Hal itu dilakukan oleh perusahaan Migas, disebabkan dampak turun harga minyak mentah pada pasar global. Sehingganya, mengakibat keresahan perusahaan Migas.
 
Dikatakannya, yang pasti saat ini perusahaan bergerak pada sektor Migas melakukan efesiensi. Tidak hanya di satu bidang, tetapi pada segala lini. "Perusahaan, dengan terpaksa merevieu ulang bisnis di sektor Migas. Dengan di efesiensi bukan hanya satu bidang. Namun pada disemua lini," ungkapnya.
 
Lebih lanjut dikatakan Wijadmoko, dimana menjadikan PHK sebagai langkah terakhir yang disebabkan turun harga minyak dunia. Semua itu berdampak buruk. Menurutnya bahwa, perusahaan Migas di Riau tidak dapat menghindari daripada permasalahan tersebut. Makanya dievaluasi kontraknya vendor.
 
Wijadmoko menyebutkan, Apindo Riau memiliki puluhan anggota di perusahaan sektor Migas, sangat merasa prihatin permasalah akan terjadinya PHK. Tetapi bagaimana pun itu harus diambil perusahaan, yang karena anjlok harga minyak mentah dunia, bahkan tidak dapat diprediksi lama berlansugnya.
 
Namun, ia berharap kepada pihak pemerintah dalam menyikap yang bakal terjadi ini, harus mengambil langkah cepat. Dengan tujuannya supaya nanti dampak negatif dari anjlok harga minyak mentah tidak semakin besar. Sebab bagaimana pun, pemerintah ini terkena imbas yaitu berkurangnya pendapatan.
 
"Diharapkan dengan ada kejadian yang bakal terjadi ini. Pada setiap pihak sekiranya menahan diri. Hal itu, dihimbau kepada perusahaan tetap memenuhi kewajibanya dan karyawan (pekerja, red) sekiranya tetap bekerja seperti biasa. Untuk semuanya sudah diatur dalam UU yang berlaku," ujar Wijadmoko.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru