riau24 Angelika Datangi Orangtua Dalam Mimpi : Saya Tidak Mati, Mak | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Pekanbaru

Angelika Datangi Orangtua Dalam Mimpi : Saya Tidak Mati, Mak

1
Berita Riau -  Angelika Datangi Orangtua Dalam Mimpi : Saya Tidak Mati, Mak
Pekanbaru, Riau24.com - Dua bulan sudah berlalu sejak dinyatakan hilang pada 9 Maret 2016, namun hingga saat ini kasus penculikan dan dugaan pembunuhan Angelika Boru Pardede belum juga terungkap.
 
Menurut pengakuan keluarga, dalam dua bulan ini Angelika mendatangi orangtua dan pamannya dalam mimpi.

Dalam mimpi itu, Angelika mengatakan masih hidup dan disembunyikan oleh seseorang di tempat yang jauh. Perihal mimpi ini disampaikan ayah Angelika, Salomon Pardede ketika dihubungi , Selasa (17/5/2016) siang.

"Ada empat kali Angelika datang dalam mimpi. Tiga kali terhadap ibu dan satu lagi terhadap anggota keluarga juga (pamannya)," ujar Salomon saat beristirahat menggali sumur di sebuah masjid di Kecamatan Siakhulu, Kabupaten Kampar.

Dalam mimpi itu, Angelika meminta kepada ibu dan bapaknya untuk yakin bahwa dirinya masih hidup. Orangtuanya diminta untuk tidak putus asa mencari keberadaannya.

"Kepada ibunya dalam mimpi disebut masih hidup. 'Saya tak mati, mak,' begitu kata Angelika sewaktu dalam mimpi itu," ucap Salomon.

Terhadap tulang yang ditemukan di semak-semak pada akhir Maret lalu, Angelika dalam mimpi tersebut menyatakan bahwa itu bukanlah memang miliknya. Hanya saja, bajunya memang ada di lokasi penemuan.

"Jadi, Angelika menyebut bajunya memang dipaksa dibuka oleh orang yang membawanya," kata Salomon.

Mimpi ini menimbulkan keraguan Salomon tentang nasib anaknya yang berusia 11 tahun itu. Ia bingung apakah Angelika masih hidup ataukah sesuai keyakinan awalnya, tulang belulang di pinggir jalan di Kampar itu milik bocah Kelas 6 SD tersebut.

Menurut Salomon, janji Polda terkait DNA tidak ditepati. Sejak kasus diambil alih Polda Riau dari Polsek Siakhulu pada akhir Maret lalu, penyidik menyebut tes DNA keluar paling cepat dua minggu dan paling lama sebulan. Namun hingga saat ini, hasil DNA nya belum juga diterima oleh pihak keluarga.

"Ini sudah Bulan Mei. Sesuai janji, seharusnya pertengahan April lalu. Sebelumnya saya sering bolak-balik menanyakan hasil tes DNA ini. Karena tidak ada kepastian sampai sekarang, saya takut menanyakannya, nanti dikira macam-macam," ujar Salomon.

Sementara itu, Kasubdit Dokpol Biddokes Polda Riau Kompol Supriyanto menegaskan, uji DNA di laboratorium memang membutuhkan waktu lama. Bisa saja prediksi dua minggu atau sebulan paling lama di luar perkiraan.

"Memang lama. Kabar terakhir dari Jakarta pekan ini, saya tetap berkoordinasi dengan Jakarta terkait hasil tes DNA ini. Insya Allah keluar pekan ini," ucap Supriyanto.

Angelika dinyatakan hilang dari rumah sejak 9 Maret 2016 lalu. Hingga 17 Mei 2016, kasusnya belum terungkap. Apakah hilang karena diculik atau meninggal dunia dengan penemuan tulang tersebut. Penyidikan kasus ini tergantung hasil tes DNA.

Sebelumnya, hasil pemeriksaan forensik mulai dari postmortem dan antemortem terhadap tulang dan pakaian yang ditemukan dinyatakan cocok dengan properti yang dikenakan Angelika sebelum dinyatakan hilang. Namun, hingga sekarang kasus ini masih menggantung. Orang tua Angeline hanya berharap, agar kasus ini bisa secepatnya terselesaikan.


R24/dev
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nasril sonda
Kamis, 19 Mei 2016 21:13 wib
Negara ini sdh menjadi surga bagi pelaku kriminal!!! ( Mohon pemerintah menjatuhkan hukuman yg berat bagi pelakunya spy kelak di kemudian hari ada efek jera bagi pelaku lainnya...
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru