riau24 Suzuki Juga Curangi Angka Konsumsi Bahan Bakar | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Suzuki Juga Curangi Angka Konsumsi Bahan Bakar

0
Berita Riau -  Suzuki Juga Curangi Angka Konsumsi Bahan Bakar

Riau24.com – Tahun 2016 tampaknya menjadi tahun skandal pabrikan otomotif besar. Setelah beberapa waktu Nissan memergoki konsumsi bahan bakar mobil buatan Mitsubishi tidak sesuai dengan yang diklaim, kini Suzuki juga diketahui melakukan kecurangan.

Dilansir dari Reuters, Kamis 19 Mei 2016, Chief Executive OfficerSuzuki Motor Corporation, Osamu Suzuki, kemarin mengumumkan, mereka melakukan kecurangan dalam hal pengujian konsumsi bahan bakar.

Apa yang dilakukan Suzuki sama persis seperti Mitsubishi, yakni memanipulasi tekanan udara ban, sehingga penghitungan konsumsi bahan bakar terlihat lebih irit dari yang seharusnya.

Hanya saja, mereka mengklaim  angka yang didapat tidak berbeda jauh dengan hasil yang seharusnya. Sayangnya, Suzuki belum mau mengungkapkan, berapa selisih yang dimaksud.

Sama seperti Mitsubishi, Suzuki memanipulasi angka konsumsi bahan bakar mobil-mobil Kei Car yang mereka jual di Jepang. Suzuki mengklaim, model yang dijual di luar Jepang tidak dimanipulasi.

Selain itu, mereka juga berani menyatakan akan terus menjual mobil-mobil tersebut, meski hasil pengujiannya tidak sesuai dengan regulasi.

Sejak pengumuman tersebut, saham Suzuki di bursa perdagangan saham turun 15 persen. Saat ini, pemerintah Jepang meminta Suzuki untuk memberikan laporan lengkap mengenai skandal tersebut, selambat-lambatnya 31 Mei 2016.

Meski tidak menyebutkan tipe dan model mobil yang dimaksud, namun diketahui bahwa setidaknya 2,1 juta unit Kei Car buatan Suzuki yang dimanipulasi hasil pengujiannya.

R24/afd/viv 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru