riau24 Kongres PSSI dalam Bayang-Bayang Boikot Para Anggotanya | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Kongres PSSI dalam Bayang-Bayang Boikot Para Anggotanya

0
Berita Riau -  Kongres PSSI dalam Bayang-Bayang Boikot Para Anggotanya
Riau24.com - Ada wacana dari anggota PSSI untuk memboikot kongres tahunan yang rencananya digelar pada 1 Juni di Balikpapan. Namun begitu, PSSI tetap mengundang seluruh voter di dalam kongres tersebut.

Sebelumnya, kelompok 85 (K-85) yang mendesak digelarnya KLB mengancam akan memboikot kongres tahunan. Alasannya, mereka merasa PSSI tidak mendengarkan aspirasinya untuk segera dilakukannya Kongres Luar Biasa (KLB).

Hinca menilai wacana pemboikotan tersebut sangat tidak sportif. Kongres tahunan disebutnya harus tetap dilakukan sebagai agenda pertama PSSI setelah diaktifkan kembali.

"Permintaan-permintaan seperti itu kami dengar, tapi itu di luar sportivitas, di luar mekanisme yang ada. Ancaman-ancaman itu tidak patut dilakukan, dalam konteks fairness sepakbola. Kalau ikut aturannya, kalau main sepakbola main 2x45 menit, maka harus dilakukan," ungkap Hinca, Rabu (18/5/2016).

"Di dalam mekanisme PSSI itu ada dua kongres: kongres biasa (rapat kerja tahunan) dan KLB, per empat tahun. Karena kongres pertama belum kami lakukan, karena kami tidak diakui oleh pemerintah. Maka kewajiban pertama kami secara konsitisional, maka kami harus menggelar kongres tahunan, apa saja? Laporan kerja PSSI, karena kami belum kerja, maka kami akan laporkan, termasuk soal keuangan PSSI."

Namun demikian, Hinca mengatakan bahwa seluruh anggota PSSI tetap diundang dalam kongres tahunan tersebut. Menurutnya, kongres tersebut adalah tempat para anggotanya untuk menentukan arah PSSI ke depannya.

"Semua peserta kongres diundang adalah anggota, maka mereka harus hadir. Karena ini adalah pesta tahunan, mereka harus hadir karena mereka yang berdaulat, menentukan arah PSSI . Sedangkan Exco hanya menjalankan hasil itu.

"Kongres adalah arena legalitas untuk setahun berikutnya ke depan. Exco mengambil agenda-agendanya untuk dibawa ke kongres untuk disetujui, pemilik kedaulatan adalah anggota kongres."

Sementara itu anggota Exco, Toni Aprilani menilai ada tidaknya 91 voter, kongres tahunan tetap digelar. 

"Kalau mereka tidak datang, silakan. Kami masih punya banyak anggota yang lain. Meski mereka tidak datang, kongres tetap kourum," kata Toni.

R24/afd/det 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru