riau24 Fakta Menarik Tentang CEO Amazon Jeff Bezos | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Internasional

Fakta Menarik Tentang CEO Amazon Jeff Bezos

4
Berita Riau -  Fakta Menarik Tentang CEO Amazon Jeff Bezos
Jakarta, Riau24.com - Dunia dikejutkan dengan keberhasilan yang diraih oleh Jeff Bezos, pendiri dan CEO Amazon. Berita-berita tentang kesuksesan dirinya dalam memimpin Amazon, kritikan tentang kejamnya budaya kerja yang ia terapkan pada karyawannya, bahkan keberhasilannya menjadi top 15 orang terkaya dunia membuat dunia tertuju pada setiap kegiatannya.

Namun, pada saat yang sama, banyak orang yang juga mengagumi kecerdikannya dan layanan pelanggan berkualitas tinggi yang disajikan Amazon, serta dedikasi Bezos kepada anak-anaknya dan istrinya, MacKenzie.

Berikut, kami rangkum beberapa fakta tentang Jeff Bezos yang mungkin bisa menginspirasi anda.

1. Berhasil mengakuisisi Alexa Internet

Salah satu keberhasilan Jeff Bezos yang tidak bisa dipandang sebelah mana adalah ia berhasil mengakuisisi Alexa Internet,Inc.

Alexa Internet atau yang lebih dikenal dengan Alexa.com yang awalnya didirikan sebagai perusahaan independen pada tahun 1996 dibangun oleh Brewster Kahle dan Bruce Gilliat.

Namun pada tahun 1999, Amazon mengakusisi Alexa Internet, Inc. menjadi anak perusahaannya. Alexa.com dikenal sebagai penyedia data komersial terkait traffic web.

Sebagaimana tercatat pada tahun 2014, Alexa.com menyediakan data traffic, ranking situs web secara global maupun dalam satu negara tertentu, dan berbagai informasi lainnya pada lebih dari 30 juta situs web yang terdaftar. Situs web Alexa.com dikunjungi lebih dari 8,8 juta orang setiap bulannya.

Keberhasilan Jeff Bezos dalam memajukan Alexa.com tidak bisa dipandang sebelah mana, karena bagi seluruh pemiliki blogger atau website di dunia, Alexa.com dijadikan sebagai acuan kualitas sebuah website.

2. Kesuksesan Yang Bermula dari Garasi Kecil

Pada usia 31 tahun, Bezos memulai Amazon dari sebuah garasi kecil di Bellevue, Seattle dengan bantuan istri dan satu orang karyawan, Shel Kaphan. Awalnya dia menamai bisnisnya "Cadabra," tetapi ketika seorang pengacara salah mendengar nama itu menjadi "Cadaver" yang berarti "bangkai", dan kemudian ia memutuskan untuk mengubahnya menjadi Amazon.

Ia memilih Amazon karena berharap gagasan Amazon sebagai sungai terbesar di dunia itu mencerminkan perusahaannya yang suatu hari akan tumbuh menjadi penjual buku terbesar di dunia.

3. Keluarga

Bezos saat ini masih ada dalam ikatan pernikahan seorang wanita bernama MacKenzie Bezos. Bersama-sama, mereka memiliki empat orang anak: tiga orang anak laki-laki dan satu orang anak gadis yang diadopsi dari Tiongkok.

Bezos sebenarnya adalah nama keluarga dari orangtua adopsinya, Miguel Bezos, seorang engineer perminyakan di Exxon, dan Jackie Bezos. Jeff diadopsi oleh mereka saat berusia empat tahun. Ayah biologis Jeff, Ted Jorgensen, berusia 19 tahun saat Jeff lahir dan meninggalkannya saat Jeff berusia 3 tahun.

Jorgensen memiliki toko sepeda di Glendale, Arizona. Sebelumnya, Ted telah mengizinkan Jackie dan Miguel untuk mengadopsi Jeff dan dari waktu ke waktu, Ted lupa nama belakang Jeff yang baru. Ketika Ted mengetahui bahwa Jeff Bezos adalah putranya, ia bahkan tidak tahu apa itu Amazon karena ia tidak menggunakan komputer

4. Budaya Kerja yang Dibuatnya Mengundang Kritik

Baru-baru ini Amazon mendapat banyak kritik tajam terkait budaya kerja. Dalam sebuah surat kepada pemegang saham pada 1997, Jeff menulis, "Anda dapat bekerja dalam waktu lama, bekerja keras, atau bekerja secara cerdas, tetapi di Amazon.com Anda tidak dapat memilih dua dari ketiganya."

Potongan pada kalimat di surat tersebut jelas menyatakan bahwa budaya kerja di perusahaan yang didirikan pada 5 Juli 1994 ini memang keras. Pada 2011, di luar gudang Amazon ditemukan ambulans yang menunggu untuk mengangkut karyawan Amazon yang meninggal karena bekerja di ruangan bersuhu sangat panas.

Kemudian, Amazon juga dikenal dengan pergantian pekerjanya yang tinggi. Sejumlah karyawan diberikan 50 sampai 60 halaman yang berisi data dan hanya beberapa hari kemudian mereka akan ditanyai tentang ribuan angka dari data tersebut. Karena itu, banyak karyawan menjalani hari mereka tanpa tidur supaya bisa mengerjakannya.

Di samping itu, sebuah alat umpan balik (feedback) memungkinkan para karyawan di Amazon untuk berkompetisi dan melihat peringkat satu sama lain. Imbasnya, mereka yang ada di peringkat terendah setiap tahunnya tidak lagi bekerja di Amazon.



R24/dev

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Jumat, 15 Desember 2017 13:18 wib
Ingin bermain judi bola secara online, sangat bijak jika anda tidak memilih sembarang situs? Pilih situs milik agen judi online terpercaya dan terbukti pengalaman nya agen judi bola, bandar judi bola, situs judi bola, agen bola terpercaya, situs bola terpercaya, bandar bola terpercaya, judi bola online, agen bola online, bandar bola online, situs bola online Hanya di Bolavita [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/wboDtYZ.jpg
Koko
Kamis, 19 Mei 2016 15:49 wib
hebat ... perjuangan karir yang mantap
Wiwid
Kamis, 19 Mei 2016 15:49 wib
aku seorang blogger inspirasi banget
Edel
Kamis, 19 Mei 2016 15:48 wib
pantesan sukses.. bosnya disiplin
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru