riau24 Sebelum Meninggal Karena Dibakar ISIS, Gadis Cilik Memaafkan Para Militan Tersebut | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Internasional

Sebelum Meninggal Karena Dibakar ISIS, Gadis Cilik Memaafkan Para Militan Tersebut

0
Jacqueline Isaac (kiri), advokat HAM dan Samia Sleman, gadis Yazidi yang pernah disandera ISIS
Berita Riau -  Sebelum Meninggal Karena Dibakar ISIS, Gadis Cilik Memaafkan Para Militan Tersebut
New York, Riau24.com - Seorang gadis cilik dari keluarga Kristen memaafkan para militan ISIS yang tega membakar dirinya. Gadis cilik yang berusia sekitar 12 tahun itu dibakar di rumahnya di daerah Mosul. Namun sesaat sebelum ia meninggal ia sempat memafkan mereka sebelum akhirnya meninggal di pelukan ibunya.
 
Korban berada di kamar mandi ketika para militan radikal itu berdiri di pintu rumah dan menuntut uang pajak kepada ibunya.
 
Ibu korban mengatakan bahwa dia akan membayar tapi menunggu sampai korban keluar dari kamar mandi.
 
Namun, para ekstremis itu justru menyerbu ke kamar mandi dan membakar korban.
 
Kekejaman kelompok Islamic State atau ISIS itu diungkap Jacqueline Isaac, seorang advokat hak asasi manusia.
Jacqueline yang merupakan wakil presiden kelompok advokasi Road of Success memberi kesaksian selama konferensi di New York pada 28 April terkait penganiayaan terhadap minoritas Kristen di Irak.

”Militan asing ISIS berada di pintu dan mereka mengatakan 'Anda memiliki dua pilihan, Anda pergi sekarang atau Anda membayar Jizya',” kata Jacqueline.
 
”Dia (ibu korban) bilang 'Saya akan membayar, beri saya beberapa detik (sampai) putri saya di kamar mandi (keluar)',” lanjut cerita Jacqueline.
 
”Mereka mengatakan 'Anda tidak memiliki beberapa detik' dan mereka menyalakan obor di kamar mandi, tempat gadis itu berada di dalamnya,” imbuh Jacqueline, seperti dikutip Mirror, semalam (18/5/2016).
 
Ibu dan gadis cilik itu semula berhasil melarikan diri dari rumah yang terbakar. Tapi, si gadis meninggal di pelukan ibunya akibat luka bakar.
 
“Gadis itu memiliki empat luka bakar dan ibunya bergegas merebutnya dan melakukan sesuatu untuk menyelamatkannya. Namun sayang, saat berangkat kerumah sakit, sang putri meninggal dalam pelukan ibunya. Hal terakhir yang dikatakan gadisi cilik itu adalah : Maafkan mereka,” kata Jacqueline.
 

R24/dev
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru