riau24 Kerugian Kebakaran Usaha Percetakan Ditaksir Mencapai Dua Miliar | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Kerugian Kebakaran Usaha Percetakan Ditaksir Mencapai Dua Miliar

0
Berita Riau -  Kerugian Kebakaran Usaha Percetakan Ditaksir Mencapai Dua Miliar
Pekanbaru, Riau24.com- Kebakaran yang terjadi di Jalan Cemara, Kecamatan Sail Pekanbaru pukul 14.00 WIB lalu telah berhasil dipadamkan. Kapolsek Lima Puluh Kota Pekanbaru, AKP Deddy Hermawan mengatakan kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai dua miliar rupiah.
 
"Kerugian materi belum bisa kita pastikan, tapi mungkin di atas dua miliar," ujar Deddy, Jumat (20/5/2016) yang ditemui wartawan usai kebakaran terjadi.
 
Deddy menjelaskan kebakaran kali ini telah menghanguskan satu bangunan usaha percetakan dan satu bangunan rumah. Namun katanya, untuk bangunan rumah tidak habis seluruhnya. "Rumah tidak terbakar habis, hanya plafonnya saja," jelasnya.
 
Ditanyai mengenai apa penyebabnya, Deddy menuturkan bahwa ia belum bisa menyampaikan penyebab pasti kebakaran tersebut karena masih dalam tahap dugaan. "Karena masih dugaan, jadi saya belum bisa menyampaikan apa penyebabnya," tuturnya.
 
"Untuk tau penyebab pasti kebakaran ini nantinya hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran akan dikirim ke Pusat Laboratorium Forensik Polda Sumatera Utara untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," sambung Deddy. 
 
Sebelumnya diberitakan kebakaran mudah merambat hingga ke seluruh bangunan percetakan bahkan menuju rumah yang berada di belakang bangunan ini semakin mudah terbakar dikarenakan sebagian besar isi bangunan terdapat bahan dan material yang mudah terbakar dan tidak sampai lima belas menit, hampir seluruh bangunan habis dilalap si jago merah.
 
R24/uci
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru