riau24 DPRD Riau 'Husni' Mengingatkan, Kapal Keruk di Lapindo Sidoarjo Harus Segera Dibawa Pulang  | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

*Aset Pemprov Riau Di Jatim

DPRD Riau 'Husni' Mengingatkan, Kapal Keruk di Lapindo Sidoarjo Harus Segera Dibawa Pulang 

0
Berita Riau -  DPRD Riau 'Husni' Mengingatkan, Kapal Keruk di Lapindo Sidoarjo Harus Segera Dibawa Pulang 
 
Pekanbaru, Riau24.com - Setakat ini, keberadaan Kapal Keruk milik Pemprov Riau masih saja berada di lokasi lumpur Lapindo. Dimana, aset Pemprov Riau dipinjam pakai pihaknya Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS), Provinsi Jatim.
 
Kapal keruk miliknya Pemprov ini, digunakan untuk tangani masalah lumpur Lapindo, di kepemimpinan Rusli Zainal sebagai Gubri. Tetapi hingga kini belum kunjung dibawa pulang ke Bumi Melayu. Memang saat ketahuan ada aset Pemprov di lumpur Lapindo tersebut dalam keadaannya rusak.
 
Diketahui, keberadaan akan kapal merupakan aset Pemprov Riau ini ada diunggah di Youtube. Dimana saat itu dikabarkannya tenggelam di lumpur Lapindo. Kapal disebut-sebut senilai Rp50 miliar tersebut masih dipakai oleh BPLS Provinsi Jatim, sejak tahun 2013. Anehnya dibiarkan di sana. 
 
Seiring ada informasi itu, disikapi anggota DPRD Riau, khususnya Komisi C yang membidangi aset ini, pada pertengahan bulan Juni 2015 lalu dilakukan rapat dengar pendapat atau hearing Pemprov Riau melalu instansi pengelolaan aset. Hal itu, diakui kebenaranya informasi tersebut.
 
Tapi anehnya kejelasan kepastian kapal merupakan aset itu dibawa pulang ke Riau, tidak ada sampai kini. Sehingganya anggota Komisi C DPRD Riau Husni Thamrin, lagi angkat bicara. Dia ingatkan, pada Pemprov Riau itu tidak diam saja, dan segera menarik aset berada di lumpur Lapindo.
 
"Pemprov Riau seharusnya cepat menarik akan kapal keruk merupa aset daerah ini berada di Sidoarjo atau di lumpur Lapindo, di Jatim," kata Husni Thamrin. Karena, kata Politisi Gerindra ini, meinventarisir aset daerah tersebut harus dapat dilakukan segera. Sebab, itu tidak terdata dengan baik. 
 
Dikatakan dia, banyak aset punya Pemprov Riau, yang tidak terdata dengan baik. Seperti halnya, aset Pemprov Riau berada di Provinsi Jatim. Dapat dibayangkan berapa kerugian dialami Riau, diakibatkan ketidakterbukaan ini. Sebab sejak berada di lumpur Lapindo itu tidak memberi kontribusinya.
 
Semua itu sambungnya, dikarena peminjaman kapal aset yang tidak jelas akan hal sistem peminjaman tersebut. Dan begitu juga, halnya tidak ada jelas bertanggungjawab. Makanya, meski kapal ini menjadi bangkai, aset itu segera mungkin dibawa pulang ke Riau, tentu bisa sebagai barang bukti.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru