riau24 RSUD Puri Husada Tembilahan Tangani Kasus Rania, Bayi Penderita Atresia Bilier | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Indragiri Hilir

RSUD Puri Husada Tembilahan Tangani Kasus Rania, Bayi Penderita Atresia Bilier

0
Berita Riau -  RSUD Puri Husada Tembilahan Tangani Kasus Rania, Bayi Penderita Atresia Bilier
Tembilahan, Riau24.com- Setitik harapan untuk kesembuhan Rania, bayi malang berusia 7 bulan yang mengalami pembengkakan hati menjadi  harapan bagi Guntur dan Hana, (Baca : Bayi Malang Penderita Pembengkakan Hati Butuh Bantuan Donatur)
Bayi Malang Penderita Pembengkakan Hati Butuh Bantuan Donatur - See more at: http://www.riau24.com/berita/baca/59958-bayi-malang-penderita-pembengkakan-hati-butuh-bantuan-donatur/#sthash.Nm8NR3AP.dpuf

Akhirnya, Rania Putri Al Zahra (7 bulan) dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Puri Husada Tembilahan, pada Minggu malam (22/5/16).

Rania dirawat di ruang perawatan anak, kamar Kelas III. Namun apabila kamar Kelas I yang kosong, Rania akan segera dipindahkan mengingat kondisi Rania memerlukan perhatian medis yang lebih teliti.


Aktifis Masyarakat Peduli Inhil (MPI) turut mendampingi Guntur dan Hana, orang tua Rania ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Puri Husada Tembilahan.

Setelah didiagnosa oleh dr Rano, seorang dokter jaga di UGD, Rania dinyatakan positif mengidap Atresia Bilier. Atresia Bilier adalah suatu keadaan dimana saluran empedu tidak terbentuk atau tidak berkembang secara normal. Sehingga menyebabkan kerusakan hati dan sirosis (pengerasan) hati yang jika tidak segera diobati bisa berakibat pada kematian.
Penyakit langka ini pernah menyerang bayi bernama Bilqis Anidya Pasa yang lahir pada tahun 2008. Selama 19 bulan, Bilqis berjuang melwan penyakitnya didampingi kedua orangtua yang selalu mendampinginya, namun tahun 2010 ia harus menyerah pada penyakitnya tersebut.

Oleh karena itu, kasus Atresia Biller yang dialami Rania kembali menyita perhatian masyarakat, terutama masyarakat Tembilahan.

Rencananya, hari ini kondisi Rania akan dicek oleh Dokter Spesialis Anak untuk memastikan tindakan medis selanjutnya untuk menangani penyakit Rania. Kemungkinan, akan ada rencana rujukan ke RS di Pekanbaru.



R24/dev


Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru