riau24 Visi Riau 2005-2025, Riau sebagai Pusat Perekonomian dan Kebudayaan Melayu | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Visi Riau 2005-2025, Riau sebagai Pusat Perekonomian dan Kebudayaan Melayu

0
Berita Riau -  Visi Riau 2005-2025, Riau sebagai Pusat Perekonomian dan Kebudayaan Melayu
Pekanbaru, Riau24.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau gelar Forum Konsultasi Publik membahas Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Riau tahun 2005-2025. Acara ini dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Plt Sekretari Daerah (Sekda) Provinsi Riau M Yafiz dan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Provinsi Riau.
 
Pada forum ini disampaikan visi Riau 2005-2025 yakni menjadikan Riau sebagai pusat perekonomian dan kebudayaan melayu. Adapun sasaran pokok misi pembangunan Riau sebagai pusat perekonomian yaitu mewujudkan Riau sebagai pusat kegiatan perekonomian dan mewujudkan perekonomian yang berkelanjutan dan bersaing.
 
"Untuk mewujudkan Riau sebagai pusat kegiatan perekonomian, kita akan mendorong dan membangun kegiatan serta menciptakan pusat-pusat lintasan darat, laut dan udara bagi Pulau Sumatera dan Negara-negara terdekat," ujar Andi Rachman, Senin (23/5/2016) di Hotel Aryaduta, Pekanbaru.
 
Sementara, sambungnya, untuk mewujudkan perekonomian yang berkelanjutan dan bersaing, kita berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan daerah berbasis pada potensi sumber daya daerah melalui pengembangan sektor ekonomi unggulan dan ekonomi kerakyatan.
 
Terdapat delapan sasaran pokok dalam misi Riau menjadi pembangunan pusat perekonomian ini, yaitu terbangunnya pusat-pusat pertumbuhan utama tempat berlokasinya kegiatan ekonomi, terciptanya kualitas pelayanan sarana dan jasa perekonomian yang berskala nasional dan internasional, tersedianya infrastruktur dan pelayanan sarana transportasi laut berfungsi internasional port dan national port di pelabuhan Dumai, Tanjung Buton, Kuala Enok dan Pekanbaru/Tenayan.
 
Selanjutnya, terbangunnya pembangkit energi listrik yang bersifat otonom, tersedianya infrastruktur dan pelayanan sarana transportasi dan terintegrasinya transportasi udara dengan moda transportasi lainnya, tersedianya sarana transportasi sungai dan penyeberangan yang terintegrasi serta terbangunnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan infrastruktur wilayah melalui kemitraan pemerintah dengan swasta.
 
Selain itu, misi pembangunan Riau sebagai pusat kebudayaan Melayu yaitu mewujudkan kehidupan masyarakat yang berakhlak untuk mendukung kehidupan bermasyarakat yang beretika, bermoral dan berbudaya, serta mewujudkan kebudayaan Melayu sebagai payung kebudayaan daerah.
 
"Untuk pembangunan Riau sebagai pusat kebudayaan Melayu ada empat sasaran pokok yaitu terciptanya kehidupan yang agamis dan toleransi kerukunan antar umat beragama, terciptanya kehidupan masyarakat yang dilandasi oleh nilai-nilai agama, keimanan dan ketakwaan, terselenggaranya syariat agama yang menjadi kewajiban bagi setiap pemeluknya serta terwujudnya nilai-nilai positif dan mulia di kalangan masyarakat," tutur Andi Rachman.
 
R24/uci
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru