riau24 Pedagang Kecil Berharap Pemko Batasi Izin Toko Modern | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Dumai

Pedagang Kecil Berharap Pemko Batasi Izin Toko Modern

0
Berita Riau -  Pedagang Kecil Berharap Pemko Batasi Izin Toko Modern
Dumai, Riau24.com - Keberadaan Ritel modern seperti Alfamart, Indomaret bahkan Swalayan lainnya di Kota Dumai semakin bertambah dari bulan kebulan.

Kondisi itu, tentu dikeluhkan pedagang kelontong yang ada di Kota Pelabnuhan ini, sebab keberadaan mereka dianggap mematikan usaha kecil. Untuk itu pedagang meminta kepada Pemerintah Kota Dumai agar membatasi penerbitan izin toko modern tersebut.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Perdagangan, dan Perindustrian (Disperindag) melalui Kabid Perdagangan Kamaruddin mengatakan, aturan untuk membatasi toko modern memang belum ada, sebab belum ada Peraturan Daerah ( Perda) khusus yang terbentuk, namun Pemko Dumai sendiri sudah membatasi itu.

“ Jika mengacu Permendag No 70 tahun 2013 didalamnya terdapat bahwa penyebaran toko modern disetiap wilayah dibatasi sebanyak 150 unit, dengan jarak tertentu. Namun kondisinya sekarang, jarak toko modern dianggap tidak beraturan atau tidak sesuai. Artinya, Permendag mengatur hanya secara umum saja dan secara khusus Pemerintah Daerah yang mesti membuatnya dalam bentuk Perda,” ungkap Kamaruddin.

Menurutnya, sejauh ini ada sekitar 61 toko modern yang miliki izin Usaha Toko Modern (IUTM) seperti alfamart 31 unit, indomaret 16 unit dan swalayan 14 unit.

Untuk membatasi penyebaran, memang dibutuhkan Perda yang mengatur. Apalagi menghadapi MEA ini, masyarakat harus mampu bersaing untuk memberikan pelayanan serta kenyamanan terbaik kepada konsumen, karena hal ini lah yang dibutuhkan saat ini.


R24/dev/dik
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru