riau24 Manfaatkan Lahan Kosong, Warga Tanam Ubi di Pinggir Jalan Lintas Siak Tumang | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Siak

Manfaatkan Lahan Kosong, Warga Tanam Ubi di Pinggir Jalan Lintas Siak Tumang

0
Berita Riau -  Manfaatkan Lahan Kosong, Warga Tanam Ubi di Pinggir Jalan Lintas Siak Tumang
Siak, Riau24.com - Melihat Jalan Lintas Siak-Tumang yang begitu lebar dan melihat tanah yang begitu subur, oleh masyarakat Kampung Rawang Air Putih dan Kampung Merempan Hulu yang tinggal disekitar jalan tersebut tidak mau menyia-yiakan hal itu.

Sehingga mereka mempunyai inisiatif untuk menanami pinggiran jalan tersebut dengan ubi kayu. Ternyata hasilnya sangat memuaskan, dalam satu batang bisa menghasilkan 5 sampai 6 kg ubi, padahal ubi tersebut tidak dipupuk.

"Kami menanam dipinggir jalan ini karena kami melihat sangat cocok ditanam ubi kayu, tanahnya sangat subur sekali. Memang sih, kata orang pinggiran jalan tidak boleh ditanam, tapi ya gimana lagi banyak juga orang sini menanam,"kata Ujang, warga Rawang Air Putih.

Warga Rawang Air Putih mengaku, jalan lintas Siak-Tumang yang melintasi kampungnya selama ini tidak ada ganti rugi dari pemerintah, sehingga mereka masih saja tetap menanam ubi dipinggir jalan tersebut.

"Pengalian jalan ini tidak ada ganti ruginya pak, jadi kami akan tetap menanami pinggiran jalan ini dengan ubi. Yang penting ketika ada penggalian paret tanaman ubi kami ditimbun kami tak akan menuntut, intinya kami manfaatkan lahan kosong pinggir jalan ini untuk tambahan penghasilan ekonomi keluarga,"ungkapnya.

Sementara itu Penghulu Kampung Rawang Air Putih Jai mengatakan bahwa memang benar warganya melakukan penanaman ubi dipinggir jalan lintas Siak-Tumang, dan dirinya juga sudah menghimbau agar tidak menanam, tapi gimana lagi itu bukan wewenang dia selaku penghulu Kampung Rawang Air Putih.

"Memang rata-rata jalan lintas Siak-Tumang yang melintasi kampung ini ditanami ubi oleh masyarakat, karena sangat subur sekali  dan membantu penghasilan ekonomi mereka. Namun hal ini sebenarnya dilarang, tapi kita tidak bisa berbuat apa-apa karena itu wewenang dinas terkait, yang penting kita sudah menghimbau agar tidak menanami dipinggir jalan,"ungkapnya.

Selain itu, kata Jai, pihak pemerintahan kampung meminta kepada masyarakat  bila ada pengalian paret atau pelebaran jalan tidak boleh marah apa bila tanaman mereka ditimbun.

"Karena pelarangan itu bukan wewenang kita, maka yang dapat kita lakukan saat ini meminta masyarakat apa bila ada pencucian paret dan tanaman mereka ditimbun tidak ada yang boleh marah karena itu jalan pemerintah,"tegasnya.

Pantauan dilapangan, sepanjang jalan Lintas Siak-Tumang dipenuhi tanaman hijau yang sangat menghasilkan masyarakat, tanaman hijau seperti ubi kayu ini sangat subur dan cocok ditanam disana, sehingga tidak ditanampun ubi-ubi itu bisa hidup dengan sendirinya.


R24/dev/lin
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru