riau24 Israel Klaim Bisa Menentukan Seseorang Teroris Atau Tidak Dari Wajah | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Internasional

Israel Klaim Bisa Menentukan Seseorang Teroris Atau Tidak Dari Wajah

1
Berita Riau -  Israel Klaim Bisa Menentukan Seseorang Teroris Atau Tidak Dari Wajah
Jakarta, Riau24.com -  Sebuah perusahaan Faception yang berbasis di Israel mengklaim dapat melihat teroris hanya dengan menganalisis wajah setiap orang. Perusahaan itu kini bekerjasama dengan Badan Keamanan Dalam Negeri Israel untuk mengidentifikasi potensi ancaman.

Faception didirikan pada tahun 2014 bekerja dengan menggunakan visi komputer dan teknologi mesin learning untuk mendeteksi profil seseorang hanya dengan melihat wajah. Dengan cara itu, perusahaan tersebut mengaku dapat mengungkapkan berbagai ciri dan jenis kepribadian seseorang.
 
Sejauh ini telah dibangun 15 pengklasifikasi yang berbeda, termasuk ekstrovert, jenius, peneliti akademis, pemain poker profesional, pemain bingo, promotor merek, pelaku “kerah putih”, paedofil dan teroris.
 
Namun, Faception dalam catatan di situsnya menyatakan, penyesuaian dan klasifikasi yang relevan dapat dibangun jika perilaku yang diinginkan berasal dari DNA seseorang.
 
CEO Faception, Shai Gilboa, mengatakan DNA adalah kunci. ”Kepribadian kami ditentukan oleh DNA dan tercermin di wajah kita. Ini semacam sinyal,” katanya  kepada The Washington Post.
 
Keamanan dalam negeri dan keselamatan publik menjadi fokus utama dari Faception, meskipun teknologi ini juga berlaku untuk layanan keuangan, pemasaran dan intelijen.
 
Sebuah video promosi dari perusahaan itu menjelaskan bahwa teknologi melampaui pengenalan wajah dan dapat memprediksi sosok teroris. Serangan teror di Paris pada tahun lalu diklaim menjadi referensi bagaimanan teknologi perusahaan itu dapat bekerja.
 
”Hanya tiga dari 11 teroris yang memiliki rekor sebelumnya, teknologi kami mengklasifikasikan sembilan dari mereka sebagai teroris yang potensial tanpa (memiliki) pengetahuan sebelumnya, itu sebabnya kami bekerja dengan Badan Keamanan Dalam Negeri terkemuka,” klaim pihak perusahaan dalam video tersebut, yang dilansir Rabu (25/5/2016).
 
Gilboa mengatakan kepada The Washington Post bahwa akurasi teknologinya sekitar 80 persen, yang berarti satu dari lima orang bisa salah diklasifikasikan sebagai teroris atau paedofil.
 



R24/dev
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Jumat, 15 Desember 2017 13:19 wib
Ingin bermain judi bola secara online, sangat bijak jika anda tidak memilih sembarang situs? Pilih situs milik agen judi online terpercaya dan terbukti pengalaman nya agen judi bola, bandar judi bola, situs judi bola, agen bola terpercaya, situs bola terpercaya, bandar bola terpercaya, judi bola online, agen bola online, bandar bola online, situs bola online Hanya di Bolavita [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/wboDtYZ.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru