riau24 Pegawai Pemkab Banyak Gadaikan Perhiasan di Pengadaian Pasirpengaraian | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Rokan Hulu

Pegawai Pemkab Banyak Gadaikan Perhiasan di Pengadaian Pasirpengaraian

0
Berita Riau -  Pegawai Pemkab Banyak Gadaikan Perhiasan di Pengadaian Pasirpengaraian
Rohul, Riau24.com - Zaki Novandra, pengelola UPC  Pengadaian Pasirpengaraian Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengungkapkan, pada Februari hingga Mei 2016,terjadi lonjakan barang yang digadaikan di Pengadaian.

"‎kebanyakan yang mengadaikan barangnya di Pengadaian ini adalah pegawai Pemkab. Hal ini dilihat dari pelanggan yang mengadakan berpakaian dinas Pemkab Rohul," katanya kepada Riau24.com, Selasa (24/5).

Ia menambahkan, lonjakan barang yang digadaikan tersebut mencapai Rp.1,1 Milyar/ bulan, namun dibulan dua hingga lima mengalami kenaikan hingga Rp. 1,2 M nilainya. Kenaikan ini dipengaruhi banyaknya barang gadai yang masuk dari pegawai Pemkab.

"Kebanyakan yang digadai adala emas bang, ada juga laptop, namun tidak banyak. Dan jangka pengembalian pinjaman tersebut paling lama empat bulan," jelasnya.

Zaki menjelaskan, dirinya tidak tahu persis apa yang terjadi, kenapa banyak pegawai Pemkab Rohul menggadaikan barang berharganya di pengadaian. Namun pernah salah seorang pegawai mengaku hal ini dikarenakan gajinya belum keluar.

Dirinya menghimbau kepada masyarakat yang telah menggadaikan barangnya di pengadaian, jika sudah jatuh tempo pengembalian pinjaman namun tidak bisa melunasi, diharapkan untuk memperpanjang waktu pengembalian, agar barang yang digadaikan tidak dilakukan pelelangan.

Sementara ditempat terpisah, satu diantara honorer yang ada di Pemkab Rohul Memet mengungkapkan, dirinya terpaksa menggadaikan barang berharganya miliknya ‎dikarenakan honor atau gaji mulai dari Januari hingga saat ini (Mei) belum juga dibayarkan.

"Terpaksa lah bang, kalau gak digadaikan gimana cara memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pasalnya, saya sudah sering pinjam dengan sanak saudara," imbunhnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, dirinya tidak tahu persis apa yang terjadi hingga saat ini gajinya belum juga turun. Padahal APBD Rohul sudah disahkan beberapa waktu lalu, namun hingga saat ini gaji belum diterimanya.


R24/dev/ags

Dirinya berharap kepada pemerintah dan DPRD Rohul harus bekerja ekstra dan mempercepat proses pencairan gaji para honorer. Pasalnya dua minggu kedepan umat muslim akan memasuki bulan ramadhan, tentunya kebutuhan akan semakin bertambah.

Bukan hanya honorer saja, seorang Pegawai negeri Sipil (PNS) di pemkab Rohul yang tidak ingin namanya disebutkan tersebut juga mengaku telah menggadaikan barang berharga miliknya dikarnakan tunjungan transportasi tak kunjung keluar.

"Kalau gaji sudah dipotong sama bank, jadi saya berharap kepada transport aja bang. Ya mudah mudahan bisa cepat dicairkan lah," tuturnya.

Sebelumnya, ketua DPRD Rohul Kelmi Amri menjelaskan mengenai APBD Rohul saat ini masih proses, pihaknya akan segera menyelesaikannya secepatnya.

"Masih proses ya, kita juga akan menggesa APBD bisa segera di gunakan," pungkasnya.

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru