riau24 Kebutuhan Masyarakat Meningkat, BI Sebut Selama Ramadhan Akan ada Pergerakan Positif Ekonomi | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Kebutuhan Masyarakat Meningkat, BI Sebut Selama Ramadhan Akan ada Pergerakan Positif Ekonomi

0
Berita Riau -  Kebutuhan Masyarakat Meningkat, BI Sebut Selama Ramadhan Akan ada Pergerakan Positif Ekonomi
Pekanbaru, Riau24.com- Bank Indonesia (BI) melihat sentimen positif terhadap pergerakan ekonomi Riau dimasa berjalannya triwulan ke II, diyakini ada pengaruhnya terhadap animo tingkat konsumsi masyarakat menjelang masuknya bulan suci Ramadhan.
 
Kepala BI Kantor Perwakilan Riau, Ismet Inono membenarkan hal tersebut bisa saja terjadi, mengingat tingkat konsumsi masyarakat, menjelang dan masuknya bulan puasa lebih tinggi dari bulan biasanya. "Terutama untuk barang-barang konsumsilah. Seperti makanan dan sembako," ujarnya.
 
Dia menambahkan sesuai dengan hukum pasar, tingginya angka permintaan masyarakat sudah bisa dilihat dengan naiknya sejumlah komuditi pokok rumah tangga di pasaran. Namun sejauh ini, kata Ismes, dalam pantauannya,  harga komuditi pokok itu masih relatif normal.
 
"Sejauh ini belum ada peningkatan gejolak harga yang drastis naiknya. Belum lagi kabar, bahwa pemerintah akan kembali menurunkan harga BBM, untuk jenis pertamax," tambahnya.
 
Setidaknya kebijakan-kebijakan seperti itu akan membantu mentralisir kenaikan disatu komuditi agar komuditi lainnya tetap stabil. Pergerakan inflasi di Riau diproyeksi juga akan meningkat, mengingat momentum seperti ini tentunya akan tetap memberi andil terhadap pergerakan ekonomi di Riau.
 
Sementara itu, untuk beberapa harga komuditi lain, misalnya daging yang pada awal tahun sempat mengalami lonjakan kenaikan harga, namun ternyata bertahan sampai saat ini. Pastinya, kenaikan harga jenis komuditi ini juga akan terjadi pada saat Ramadhan dan lebaran nanti.
 
"Karena sudah menjadi kebiasaat bagi pedagang, bahwa yang namanya puasa dan lebaran, selalu identik dengan pesta. Sebelutlnya bukan itu. Kondisi seperti ini hanya untuk mengalihka redistribus, dari sebelumnya tingkat konsumsi masyarakat tertentu berlebihan, yang kemudian ngerem kemudian dialihkan ke yang lain," katanya.
 
Secara umum, kata Ismet seharusnya tetap stabil. Namun demikian realitas yang terjadi di lapangan tidak demikian. Justru kenaikan terjadi dalam waktu yang bersamaan dibanyak tempat. Ini juga menjadi catatan BI di Riau terkait tingkat konsumsi komuditi tertentu selama Ramadhan.
 
 
R24/adi
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru