riau24 60 Persen Timbangan Milik PKS dan Peron di Rohul Bermasalah | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Rokan Hulu

60 Persen Timbangan Milik PKS dan Peron di Rohul Bermasalah

0
Berita Riau -  60 Persen Timbangan Milik PKS dan Peron di Rohul Bermasalah
Rohul, Riau24.com - Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) segera menertibkan timbangan milik pabrik kelapa sawit (PKS) dan peron yang tidak sesuai tera.

Disperindag Rohul mengindikasi, sekira 60 persen timbangan di perusahaan masih bermasalah.

Penertiban timbangan dilakukan Diskoperindag Rohul menyusul banyaknya keluhan dari masyarakat dan anggota koperasi perkebunan yang bermitra dengan perusahaan. Pasalnya, panen tandan buah segar (TBS) kelapa sawit milik koperasi jauh dari harapan pengurus dan anggota.

Lemahnya pengawasan timbangan di PKS selama ini karena menjadi wewenang Dinas Perdagangan Provinsi Riau. Kabar baiknya, mulai Oktober 2016 nanti, pengawasan tera timbangan akan diserahkan ke Diskoperindag Rohul.

Kepala Diskoperindag Rohul, H. Tengku Rafli Armien S.Sos, saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Serba Usaha (KSU) Rokan Jaya Kecamatan Kepenuhan mengakui hampir seluruh pengurus koperasi di Rohul mengeluhkan mengenai tera timbangan perusahaan.

Pihak koperasi bermitra dengan perusahaan mengindikasi hasil timbangan di PKS tidak sesuai dengan hasil timbangan dilakukan pengurus saat panen di lapangan.

Pria yang juga menjabat Ketua Lembaga Adat Melayu atau LAM Rohul ini menerangkan setelah kewenangan diserahkan Pemprov Riau ke Pemkab Rohul, pengawasan timbangan di perusahaan akan dilakukan Diskoperindag Rohul.

Diakuinya, hal ini memudahkan dinas melakukan pengawasan tera timbangan perusahaan minimal tiga bulan.

"Tujuannya agar seluruh koperasi atau masyarakat Rokan Hulu tidak dirugikan," jelas Tengku Rafli.

Tengku Rafli menambahkan selain masalah tera timbangan, keluhan lain koperasi terkait nota kesepahaman atau MoU yang dilanggar pihak perusahaan, termasuk mengenai perluasan areal dan pembagian lahan 60:40, yakni 60 persen untuk perusahaan sebagai pengelola, dan 40 persen untuk koperasi atau masyarakat sebagai pemilik lahan.

Masih di tempat sama, Ketua KSU Rokan Jaya, Zulkifli Said, dalam RAT 2015 menyampaikan program jangka panjang dan program jangka menengah ke anggota, terkait pola kemitraan dengan PT. PSA dan PT. Surya Dumai group.

"Hasil RAT ini akan disampaikan ke Pemerintah Daerah dan pihak perusahaan (PT. PSA) sebagai bapak angkat," jelas Zulkifli Said.

Ia menambahkan, selain itu KSU Rokan Jaya juga berencana memperluas areal pola KKPA, baik yang bermitra dengan PT. PSA atau PT. Surya Dumai di Desa Rantau Binuang Sakti, Kecamatan Kepenuhan.


R24/dev/ags


Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru