riau24 Hasil Operasi Pekat, 11 Orang Postif Konsumsi Narkoba | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Dumai

Hasil Operasi Pekat, 11 Orang Postif Konsumsi Narkoba

0
Berita Riau -  Hasil Operasi Pekat, 11 Orang Postif Konsumsi Narkoba
Dumai, Riau24.com - Puluhan warga yang terjaring dalam operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) pada Jumat (27/5) kemarin langsung dilakukan tes urine dan hasil dari tes urine tersebut.

Dari 11 dari 42 orang yang diamankan Kepolisian Resort (Polres) Dumai dinyatakan positif mengkonsumsi narkotika.

Mereka semua terjaring dihotel dalam kegiatan Operasi Pekat yang dilaksanakan Polres Dumai akhir pekan kemarin. Operasi pekat itu dilakukan dalam rangka memasuki bulan suci Ramadhan 1437 Hijriah.

Setelah diamankan, satu persatu diperiksa oleh pihak Badan Narkotika Kota (BNK) Dumai bersama Polres Dumai, setiap yang terjaring ditanya satu persatu sejauh apa Ia terlibat mengkonsumsi narkotika. Selain itu penguna positif juga dibawa ke bagian Sat Narkoba untuk dimintai keterangan dan didata.

Usai dilakukan cek urine, 11 orang yang telah positif di serahkan ke pihak BNK Dumai untuk dilakukan asessment.

“Hari ini (Senin,red), kita melakukan assessment atau penilaian terhadap 11 orang yang dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba dari hasil tes urine. Sebelumnya, pada Sabtu dan Minggu kemarin 11 orang tersebut kita titipkan di rumah singgah Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Jalan Janur Kuning, Kelurahan Jaya Mukti,” beber Kepala BNK Dumai Afifuddinsyah, Senin (30/5).

Ia melanjutkan, saat ini ke 11 orang yang positif narkoba itu tengah menjalani asessment dari BNK Dumai. Ke 11 orang tersebut diamankan dari beberapa hotel dan wisma yang masuk dalam daftar kerap dijadikan tempat melakukan perbuatan mesum dan penyalahgunaan narkoba.

Mereka terdiri dari enam perempuan dan lima laki-laki. Mereka semua akan menjalani assesment untuk mengetahui kadar ketergantungan terhadap barang haram tersebut. Jika kadar ketergantungan dalam katerogi parah, mereka akan menjalani rawat inap dan dikirim ke Pekanbaru selama tiga bulan untuk rehabilitasi, semenentara jika kadar ketergantungan hanya sedikit, mereka hanya menjalani rawat jalan saja.

Menurut Afif, sebenarnya keberhasilan tingkat rehabilasi dari hasil tangkapan, sebenarnya tidaklah cukup tinggi. Karena biasanya setelah rehabilitasi mereka kembali menggunakan narkoba.

“Tapi yang berhasil itu ketika, pengguna datang sendiri atau diantar keluarga atas kesadaran sendiri itu yang berhasil,” katanya.

Afif mengakui, memang tingkat penyalahgunaan narkotika di Kota Dumai cukup tinggi. Terutama ditempat hiburan malam yang memang selalu menjadi tempat favorit mengkonsumsi narkoba, begitu juga dengan hotel-hotel maupun wisma.

“Kami akan selalu melakukan upaya pencegahan bersama pihak terkait,” tuturnya seraya menambahkan, sejauh ini kita tengah melakukan assessment terhadap ke 11 orang tersebut. Jadi belum tau hasilnya, berapa yang akan di rawat jalan ataupun yang akan di kirim ke BNP untuk dilakukan rehabilitasi.

Sebelumnya, Kabag Ops Polres Dumai Kompol Dr. Wawan mengatakan, pelaksanaan operasi Pekat ini guna menciptakan kondisi yang kondusif jelang bulan suci Ramadhan.

“Hal ini kita laksanakan untuk mengantisipasi swiping yang dilakukan Organisasi Masyarakat (Ormas) jelang bulan suci Ramadhan. Dan sasaran kita dalam operasi kali ini yakni Narkotika, Miras, dan Tempat Hiburan Malam,” ucap Kabag Ops Polres Dumai Kompol Wawan.

Dari penyisiran petugas di sejumlah hotel dan wisma sedikitnya 43 orang berhasil diamankan dan langsung digiring ke Mapolres Dumai.

“Dari puluhan penghuni kamar Hotel dan Wisma yang kita amankan langsung digiring ke Mapolres untuk dilakukan pendataan dan dilakukan tes urine,” tutup Kompol Wawan.


R24/dev/dik


Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru