riau24 Penyampaian Hasil Kerja Pansus Tata Kelola BUMD, Batal untuk Diparipurnakan Terganjal Aturan | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Sudah Dua Kali Ditunda

Penyampaian Hasil Kerja Pansus Tata Kelola BUMD, Batal untuk Diparipurnakan Terganjal Aturan

0
Berita Riau -  Penyampaian Hasil Kerja Pansus Tata Kelola BUMD, Batal untuk Diparipurnakan Terganjal Aturan
 
Pekanbaru, Riau24.com - Sesuai diagendakan, Senin ini akan ada Rapat Paripurna DPRD Riau, hal penyampaian hasil kerja Pansus Tata Kelola BUMD. Namun, yang dikarena terganjal adanya aturan baru, maka Ranperda itu menjadi batal disahkan. Dan ini untuk dua kali batal.
 
"Yah, batal untuk hal pengesahan Ranperda Tata Kelola BUMD. Hal ini diakui sudah untuk yang kedua kalinya. Pengunduran disahkanya Ranperda tersebut dikarena ada aturan baru. Maka, dengan rasa kecewa terpaksa diundur sampai waktu belum ditentukan," ungkap Noviwaldy Jusman, Senin (30/5).
 
Penegasan ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau, ketika ditanya tidak kunjung ditaja agenda Rapat Paripurna itu hingga sore. Dikata dia, memang penundaan ini telah masuk untuk yang kedua kalinya. Sebelumnya, paripurna terpaksa diundur karena waktu itu, Pansus belum selesai menuntaskannya.
 
"Merujuk kepada Permendagri RI No 80 Tahun 2015 tersebut. Dan seyogyanya itu Raperda sebelum disahkan menjadi Perda, maka ini terlebih dahulu diverifikasi melalui Kemendagri. Yaitu dengan waktu 15 hari kerja. Kalau tidak dijawab Mendagri, maka Ranperda sudah bisa disahkan," kata Noviwaldy.
 
Politisi Demokrat inipun menyebut bahwa, untuk hal itu tentu dilanjut Pimpinan DPRD Riau membicara masalah tersebut dengan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP2D) DPRD Riau selaku badan pembuat Perda. Tentunya, untuk segera dikonsultasikan ini dengan pihaknya dari Kemendagri RI. 
 
"Nantinya, untuk meminta suatu pengesahan. Maka, disini DPRD Riau melalu BP2D sama Pemprov Riau akan menyampaikan hal itu pada Kemendagri RI. Maka, telah diminta pada BP2D lebih bertugas untuk ini. Dan seandainya ini tidak ada komentar atau pun revisi. Hal ini layak disahkan," terangnya.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru