riau24 Nekad Meraba-Raba Alat Vital 2 Orang Bocah SD, Seorang Pelajar Dipolisikan | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Pekanbaru

Nekad Meraba-Raba Alat Vital 2 Orang Bocah SD, Seorang Pelajar Dipolisikan

0
Pelaku
Berita Riau -  Nekad Meraba-Raba Alat Vital 2 Orang Bocah SD, Seorang Pelajar Dipolisikan
Pekanbaru, Riau24.com - Di tengah gencar-gencarnya program Pemerintah untuk mengurangi kejahatan seksual pada anak di Indonesia, seorang pelajar berinisial AS (18), warga Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak Provinsi Riau, nekad berbuat cabul.
 
Akibat perbuatannya yang tidak senonoh tersebut, ia pun harus berurusan dengan aparat. AS dilaporkan oleh orang tua dua bocah perempuan tersebut dengan tuduhan telah mencabuli kedua siswi Sekolah Dasar (SD) tersebut. Bunga dan Anggrek (bukan nama sebenarnya) masih duduk di bangku kelas IV SD dan kelas III SD>

Saat ditangkap oleh aparat kepolisian, AS mengakui kalau sudah perbuatan cabul dengan menggerayangi tubuh dan bagian vital kedua bocah tersebut.
Selain itu AS juga pernah menyuruh Bunga (10) untuk memegang alat kemaluan Anggrek (11). Bunga maupun Anggrek pun mengaku hanya menurut saja disuruh berbuat demikian.
AS juga mengakui sudah sering melakukan perbuatan tidak senonoh tersebut terhadap keduanya. Bunga sudah mengalami perbuatan cabul sejak tahun lalu, sementara Anggrek mengalami kejadian ini belum lama, sekitar awal bulan Mei 2016 yang lalu.

Diketahui AS melakukan perbuatan cabul tersebut saat Bunga dan Anggrek pergi bermain ke rumah neneknya di daerah Sungai Kayu Ara, Sungai Apit.
Melihat Bunga dan Anggrek yang sedang asyik menonton televisi, membuat nafsu AS tiba-tiba naik. Dan seketika itu AS meraba-raba alat vital keduanya.

Awalnya, AS bisa bertindak sesukanya terhadap dua bocah perempuan yang sedang menginjak usia remaja itu, hingga ia pun melakukan aksinya berulang-ulang. Namun akhirnya ulah AS akhirnya terbongkar ketika salah satu dari kedua korban menceritakan peristiwa tersebut kepada orang tuanya.

Tidak terima dengan perbuatan AS, kedua orangtua dari Bunga dan Anggrek langsung melaporkan AS ke Mapolsek Sungai Apit .

Kepala Bidang Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, MM, yang ditemui pada Selasa siang di Pekanbaru, Riau mengatakan,
"Kita sudah terima laporan dari orangtua korban, dan masalah ini kini sedang kita proses,  Kita masih dalami apakah diduga korbannya hanya dua atau lebih," ungkapnya.

Akibat perbuatannya, AS pun kini harus diproses dan berhadapan dengan kepolisian setempat. Dan untuk hukum yang akan dikenakan, akan dikenai pasal pencabulan terhadap anak dibawah umur.




R24/dev
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru