riau24 Meski Tanpa Lengan, Guru Ini Tetap Mengajar | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Kisah Inspirasi

Meski Tanpa Lengan, Guru Ini Tetap Mengajar

1
Berita Riau -  Meski Tanpa Lengan, Guru Ini Tetap Mengajar
Pekanbaru, Riau24.com - Guru adalah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa.
Ungkapan ini sangat tepat diberikan kepada bapak yang satu ini. Meskipun ia memiliki keterbatasan fisik, namun tidak menjadikannya menjadi seorang yang rendah diri.
Ia tetap menerima keterbatasan yang sudah diberikan Tuhan, dengan memberikan manfaat bagi orang lain.

Kali ini, kami akan mengangkat kisah seorang guru berlengan buntung dari Madura untuk dijadikan kisah inspiratif. Dengan keterbatasan fisik yang ia miliki, ia tetap gigih mengajar. Tanpa mengenal lelah, ia berusaha membagi-bagikan ilmu yang ia miliki kepada anak-anak disekitar rumahnya.

Pak Untung memiliki profesi yang sangat mulia yakni menjadi sebagai seorang guru disebuah Madrasah. Meskipun Pak Untung hanya tercatat sebagai salah satu guru honorer namun ia tetap aktif mengajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Ulum Sumenep, Madura, Jawa Timur tersebut.

Ia tidak pernah mengeluh dengan kekurangan yang ia miliki. Bahkan ia tetap bekerja sebagai seorang guru profesional. Hal ini dibuktikan dengan kemampuan kakinya yang ia gunakan untuk menggantikan tangannya.

Jemari kaki Pak Untung dengan lihai menari-nari mengoperasikan tombol laptop.
Bahkan tak hanya itu saja, Pak Untung bahkan juga mampu menuliskan lafal ayat-ayat Al Quran di papan tulis untuk anak didiknya.

Sebagai seorang tenaga honorer di sekolah Madrasah Ibtidaiyah, gaji yang didapatkan Pak Untung pun juga tidak besar. Tak lebih dari 500 ribu, gaji yang didapatkan Pak Untung dalam satu bulannya.

Meskipun pendapatan yang ia terima tidak seberapa, Pak Untung selalu bersyukur. Namun ia sadar, ia tidak mungkin hanya mengandalkan gaji bulanannya dari profesi sebagai guru di Madrasah Ibtidaiyah untuk menghidupi keluarganya.

Selepas mengajar, ia mencari uang tambahan dengan mau bekerja apa saja untuk sekedar menyambung hidup.

Pak Untung juga memelihara beberapa ekor ayam dan bebek, dan setiap sore ia mengajar mengaji di Musholla dekat rumahnya.

Pak Untung selalu berkata, pengabdiannya untuk mengajar di Madrasah Ibtidaiyah, ia jadikan sebagai ladang amal yang kelak akan beliau ambil di akhirat.

Banyak pelajaran berharga yang bisa kita petik dari kisah hidup Pak Untung. Perjuangan hidup di tengah segala keterbatasan tidak membuatnya goyah dalam menjalani kerasnya kehidupan. Selain itu, dengan segala kelebihan yang ia miliki dari segi  ilmu, ia tidak pernah pelit dalam membagi-bagikannya kepada yang lain meskipun hanya diberikan upah yang sangat murah.

Padahal, kita sering menemukan banyak orang yang mengalami keterbatasan fisik seperti Pak Untung namun tidak mau berusaha seperti Pak Untung. Tapi Pak Untung, dengan segala keterbatasan tidak membuatnya menjadi seorang peminta-minta. Beliau bahkan mengikhlaskan dirinya untuk berkarya di dunia pendidikan dan tidak menjadikan uang diatas segalanya.







R24/dev
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Selasa, 21 November 2017 18:27 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/JEXULa0.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru