riau24 "Waduh....Ada Tumpukan Sampah Dimana-mana, Ini Bukanya Kota Bertuah tapi Kota Bersampah" | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

"Waduh....Ada Tumpukan Sampah Dimana-mana, Ini Bukanya Kota Bertuah tapi Kota Bersampah"

0
Berita Riau -
 
Pekanbaru, Riau24.com - Dalam beberapa hari belakangan, mulai tampak tumpukan sampah tidak terangkut. Artinya permasalahan dari sampah tidak pernah habis-habisnya menghantu Pekanbaru.
Meski, sekarang ini dikelola pihak ketiga.
 
Dimana diketahui itu, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sudah serahkan pengelolaan sampah ke PT Multi Inti Guna (MIG). Namun tumpukan sampah masih dimana-mana menghiasi 'kekotoran' jalan maupun Kota Bertuah. Sehingga, wajar saja disaat ini Kota Bertuah menjadi Kota Sampah.
 
Pasalnya, pantauan dilapangan di Kota Pekanbaru ini tumpukannya sampah berada di Simpang Jalan Rambutan Aripin Ahmad itu sudah menggunung, bahkan untuk plang himbauan jam pembuangan yang dipasang DKP Kota Pekanbaru itu tumbang. Tumpukan sampah ada hiasi jalan-jalan lainnya.
 
Seperti halnya di Jalan Sudirman, Jalan Paus, Jalan Mekar Sari dan Jalan Tuanku Tambusai serta ada jalan-jalan lainnya. Sehingga akan keindahan Kota Bertuah ini, mulai terlihat kotor dan kumuh. Sampah yang dimana-mana di Pekanbaru. Ini seharusnya menjadi perhatian keseriusan mengatasinya.
 
Salah seorang warga Pekanbaru, sebut saja namanya Andrian saat berbincang-bincang dengan awak media ini. Menurutnya jika kondisi sekarang ini, Pekanbaru memang sudah tidak layak berjulukan Kota Bertuah, tapi itu Kota Bersampah. karena pengelolaan sampah yang tidaklah secara maksimal.
 
"Kalau seperti ini pembiaran akan sampah di Kota Pekanbaru. Maka bukan lagi Kota Bertuah tapi Kota Bersampah. Selain itu juga masih ada julukan lain, yaitu bukan Kota Bertuah tetapi ketika musim hujan itu jadi Kota Berkuah. Tapi saat ini layak berubah jadi Kota Sampah," ungkap Andrian, Kamis.
 
Senada itu, juga disampikan oleh Desy, warga Jalan Arifin Achmad.
Tumpukan sampah, yang berada persimpangan Jalan Arifin dengan Jalan Rambutan telah menumpuk dan terkesan dibiarkan pihak DKP melalu petugas sampah atau pun pihak ketiga yang ditunjuk. Maka, ini sangatlah disesalkan.
 
Padahal sebut Desy, setiap bulan itukan warga dikenai biaya bayar restribusi sampah. Tetapi, kenapa masalah sampah di Pekanbaru ini tidak kunjung tuntas. "Sampah ini diangkut malam hari. Semalam ini hiingga sekarang, sampah belum juga diangkut. Sehingga, sampah itu menumpuk," katanya. 
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru