riau24 Bulan April 2016, Impor Riau Turun 10,32 Persen | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Bulan April 2016, Impor Riau Turun 10,32 Persen

0
Berita Riau -  Bulan April 2016, Impor Riau Turun 10,32 Persen
Pekanbaru, Riau24.com- Badan Pusat Statistik Provinsi Riau mencatat nilai impor Riau bulan April 2016 mencapai US$ 119,26 juta atau turun sebesar 10,32 persen dibanding bulan Maret 2016 yang mencapai US$ 132,99 juta. Impor migas bulan April 2016 mencapai US$ 19,99 juta atau turun 7,79 persen dibanding impor bulan Maret 2016 sebesar US$ 21.69 juta. Sementara itu impor non migas April 2016 mencapai US$ 99,26 juta atau turun 10,82 persen dibanding impor bulan Maret 2016 yang besarnya US$ 111,30 juta. "Pada Januari hingga April 2016, impor non migas didominir oleh mesin-mesin pesawat atau pesawat mekanik sebesar US$ 147,93 juta atau 40,39 persen, disusul pupuk sebesar US$ 80,05 juta atau 21,86 persen, bubur kayu (pulp) sebesar US$ 24,03 juta atau 6,56 persen serta bahan kimia organik sebesar US$ 13,31 juta atau 3,63 persen," ujar Kepala BPS Provinsi Riau, Mawardi Arsyad, Kamis (2/6/2016). Sementara itu, impor non migas selama Januari hingga April 2016 dari Tiongkok mencapai angka terbesar yaitu US$ 111,67 juta atau 30,49 persen, Kanada sebesar US$ 46,23 juta atau 12,62 persen, Finlandia sebesar US$ 43,51 juta atau 11,88 persen dan Malaysia sebesar US$ 32,70 juta atau 8,93 persen. "Menurut golongan penggunaan selama Januari hingga April 2016, impor barang konsumsi sebesar US$ 45,05 juta atau turun 15,32 persen, bahan baku atau penolong sebesar US$ 295,04 juta atau turun sebesar 16,01 persen dan barang modal sebesar US$ 89,92 juta atau naik sebesar 5,84 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2015," pungkas Mawardi. R24/uci
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru