riau24 Dinilai Tak Mampu Selesaikan Kasus Ketua Dewan, KMD Minta BK DPRD Dumai Dibubarkan | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Dumai

Dinilai Tak Mampu Selesaikan Kasus Ketua Dewan, KMD Minta BK DPRD Dumai Dibubarkan

0
Berita Riau -  Dinilai Tak Mampu Selesaikan Kasus Ketua Dewan,  KMD Minta BK DPRD Dumai Dibubarkan
Dumai, Riau24.com - Badan Kehormatan DPRD Dumai dinilai tidak mampu menyelesaikan kasus pelanggaran kode etik yang dilakukan ketua DPRD Dumai Gusri Effendi, karena itu Koalisi Masyarakat Dumai (KMD) minta BK DPRD Dumai lebih baik membubarkan diri.

“ Kami minta BK Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Dumai membubarkan diri saja, karena kami minilai kinerja BK DPRD Dumai tidak mampu menyelesaikan kasus pelanggaran kode etik ketua dewan Dumai. Sudah memasuki lima bulan upaya penyelesaikan persolanan pelanggaran kode etik ketua DPRD Dumai Gusri Effendi yang dilakukan oleh BK, namun hingga hari ini belum hasilnya,” kata Ketua KMD, Ir. Muhammad Hasbi kepada wartawan baru – baru ini.

Menurut Hasbi, niat BK untuk menyelesaikan kasus pelanggaran kode etik ketua DPRD Dumai itu tidak sungguh-sungguh. Bisa jadi karena mereka sama-sama duduk di dewan, persoalan ini diabaikan.

“ Lebih baik BK dibubarkan saja dan upaya penyelesaian kasus ketua dewan Dumai yang terhormat itu dihentikan,” ungkapnya dengan nada kesal.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ketua DPRD Dumai Gusri Effendi ditemukan berada disalah satu salon di Jalan Merdeka Kecamatan Dumai Kota pada saat petugas kepolisian Polres Dumai melakukan razia cipta kondisi akhir bulan Desemeber 2015 lalu. Gusri sempat bersitegang dengan petugas saat hendak mengamankan minuman keras dari salon milik istrinya tersebut.

Sesuai hasil razia cipta kondisi tersebut, pihak Polres Dumai menemukan sejumlah minuman keras jenis Bir di salon. Dan salon itu juga mengelola jasa karaoke. Sementara salon tersebut, tidak mengantongi izin karaoke.

“ Ini jelas pelanggaran etika, dimana seorang ketua dewan didapati berada di salon pada malam hari. Seharusnya dengan jabatan yang diduduki, dia menjadi panutan dan contoh yang baik bagi masyarakat Kota Dumai,” pungkas Hasbi.

Ketua BK Angkat Bicara

Dengan berkembangnya pendapat atau opini di tengah masyarakat terkait kinerja Badan Kehormatan DPRD Dumai belakangan yang pesimis terhadap kinerja BK dalam menyelesaikan persoalan dugaan pelanggaran kode etik oleh ketua DPRD Gusri Effendi akhirnya ditanggapi langsung oleh ketua BK, Johannes MP Tetelepta.

“Kami akan menyampaikan kondisi terakhir badan kehormatan DPRD kota Dumai, memaklumi apa yang menjadi pendapat pribadi masyarakat terkait permasalahan ketua DPRD yang saat ini bahkan sampai saat nanti sesuai dengan aturan yang mengaturnya tetap berada di BK DPRD hingga tuntasnya permasalahan ini melalui sidang kode etik. Saya sampaikan ke media dan masyarakat, ada beberapa hal yang harus disepakati sebagai dasar dan norma yang harus dijalani BK,” terangnya.

Lanjutnya, hal ini harus disepakati dulu oleh semua sehingga jangan beropini dan menduga-duga sesuatu yang kita sendiri tidak memahaminya.

“ Kita semua memiliki semangat yang sama untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Kita bekerja bukan berdasarkan kemauan pribadi, tapi dibatasi dan diatur oleh norma-norma serta aturan. Tanggungjawab yang besar ada pada tugas pokok dan fungsi BK DPRD. Kami selalu menjaga dan jangan sampai norma itu kami korbankan demi memenuhi keinginan dan kebutuhan,” jelas Johannes.

Johannes mengajak masyarakat untuk menghormati aturan agar BK DPRD bisa bekerja dengan baik sesuai mekanisme.

“ Mari kita sama-sama hormati aturan itu sehingga kami di BK bisa bekerja dengan baik dan sesuai dengan mekanisme. Adapun yang harus kita sepakati bahwa BK DPRD harus bekerja sesuai dengan "Rule" sehingga BK "On the track" bukan di luar jalur. Jangan sampai kita ingin menegakkan kebenaran tetapi melanggar norma dan aturan sehingga harus mengabaikan regulasi yang jelas-jelas mengaturnya,” tuturnya.

Sesuai PP 16 tahun 2010 dan UU No.23 tahun 2014 jelas mengatur apa itu BK DPRD dan apa tugas dan fungsinya.


R24/dev/dik
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru