riau24 Di Negara Ini, Banyak Pohon Tua Berwajah Manusia | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Di Negara Ini, Banyak Pohon Tua Berwajah Manusia

1
Berita Riau -  Di Negara Ini, Banyak Pohon Tua Berwajah Manusia

Riau24.com – Pohon memang bisa hidup hingga puluhan bahkan ratusan tahun. Namun, pada akhirnya mereka akan tetap mati. Entah karena hama atau rusak akibat terjangan angin badai.

Ketika sebuah pohon sudah menunjukkan tanda-tanda akan tumbang, sudah terlalu tua atau tinggi, biasanya penduduk sekitar akan menebang pohon tersebut dengan alasan keselamatan.

Bagi para pemahat kayu, sisa batang pohon yang sudah ditebang bisa dijadikan karya seni. Berikut beberapa kota yang mempercantik kota mereka dengan pahatan kayu dari batang pohon yang sudah ditebang.
 
Orr Park Tree Carvings

Taman Orr Park berlokasi di Montevallo, Alabama, Amerika Serikat. Terdapat lebih dari 30 pahatan pohon menghiasi taman ini. Pohon tersebut diukir oleh seniman lokal bernama Tim Tingle.

Dilansir dari Amusing Planet, pada 1983, badai menerjang Montevallo yang mengakibatkan kerusakan di sekitar taman Orr Park. Pemerintah kota setempat berencana akan menebang pohon-pohon tersebut, namun Tingle meminta agar pohon tersebut diizinkan untuk disulap menjadi berbagai karya seni.

Tim mulai memahat pohon pada 1993. Ia menghasilkan berbagai bentuk seperti bentuk wajah tokoh pada pohon-pohon tersebut. Seluruh pahatan tersebut dinamai Tinglewood.

Hurricane Katrina Tree Sculptures

Aneka pahatan pohon yang terdapat di jalan bebas hambatan Highway 90 di Biloxi, Mississippi sangat populer di masyarakat. Pada 2005 lalu, badai Katrina melanda Biloxi dan menumbangkan sejumlah pohon. Sisa patahan pohon tumbang tersebut oleh pemahat kayu bernama Marlin Miller dan Dyle Lewis diubah menjadi karya seni pahat yang indah.

Terdapat 50 patung kayu di pesisir teluk Mississippi dan terdapat satu patung kayu berbentuk elang raksasa yang berada di War Memorial Park.

Galveston Tree Sculptures

Pada 2008 lalu, badai Ike menerjang kota Galveston, Texas. Ribuan pohon hancur akibat badai tersebut. Setelah bencana itu, 35.000 ditebang dan beberapa di antaranya terselamatkan berkat para pemahat kayu lokal. Terdapat lebih dari 35 patung kayu menghiasi kota tersebut.

Art Walk of Tree Sculptures, Orangeville

Sejak awal tahun 2000-an, pemahat kayu di Orangeville, Ontario, Kanada mengubah jalanan kota menjadi sebuah galeri seni yang diperuntukkan bagi masyarakat umum. Pohon-pohon yang sudah mati diubah menjadi berbagai bentuk yang menarik perhatian. Terdapat lebih dari 60 pahatan dipajang di pinggir jalan oleh seniman lokal kota ini.

Legerwood Carved Memorial Trees

Pada 1918, penduduk Legerwood, Tasmania, Australia menanam sembilan pohon untuk mengenang para pemuda yang ikut berperang saat Perang Dunia I, tapi tidak pernah kembali setelah perang berakhir. Setelah hidup bertahun-tahun, pohon tersebut harus ditebang dengan alasan keselamatan.

Sebagian batang pohon tersebut tetap disisakan dan dipahat menyerupai wajah para pemuda yang ikut berperang tersebut. Beberapa adegan yang menggambarkan situasi Perang Dunia I juga diukir di pohon tersebut.

R24/afd/viv 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Jumat, 15 Desember 2017 13:27 wib
Ingin bermain judi bola secara online, sangat bijak jika anda tidak memilih sembarang situs? Pilih situs milik agen judi online terpercaya dan terbukti pengalaman nya agen judi bola, bandar judi bola, situs judi bola, agen bola terpercaya, situs bola terpercaya, bandar bola terpercaya, judi bola online, agen bola online, bandar bola online, situs bola online Hanya di Bolavita [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/wboDtYZ.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru