riau24 "Tumpukan Sampah Sudah Makin Menggunung, Terkesan Dibiarkan Selama Tiga Hari Ini" | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

"Tumpukan Sampah Sudah Makin Menggunung, Terkesan Dibiarkan Selama Tiga Hari Ini"

0
Berita Riau -
 
Pekanbaru, Riau24.com - Hingga saat ini, tumpukan sampah yang seyogyanya diangkut petugas di PT Multi Inti Guna (MIG), masih terkesan dibiarkan. Karena, para petugas pengangkut sampah itu masih mogok kerja, sejak Kamis. 
 
Menumpuknya sampah tersebut, sudah berlangsung sejak Kamis, dikarenakan petugas pengangkut sampah belum terima gaji, sudah dua bulan. Yakni gaji di bulan April dan Mei 2016. Tapi pihak PT MIG sudah memanggil petugas angkut sampah dan membicarakan akan membayar gaji tersebut.
 
Dimana diketahui, gaji bulan April itu dibayarkan tanggal 7 Juni. Dan gaji bulan Mei dibayarkan tanggal 15 Juni. Namun, anehnya hingga kini petugas pengangkut sampah belum melakukan tugas. Mungkin dikarena, ada kesepakatan sudah dibuat, gaji bulan April dibayarkan makanya akan bekerja.
 
Kondisi itu, sudah mengakibatkan tumpukan sampah 'menggunung' alias dibiarkan. Seperti pantauan di Simpang Jalan Rambutan Arifin Ahmad yang tak kunjung diangkut petugas, serta Jalan Soebrantas, Jalan Hang Tuah, Jalan Sudirman dan sejumlahan ruas jalan lainnya di Kota Pekanbaru ini.
 
Dan lebih parahnya lagi, di pasar-pasar ini juga sampah menumpuk dengan 'menggunung', sehingga menimbulkan aroma tidak sedap. Bahkan, lalat tampak 'menyerbu' tumpukan sampah. Tetapi, hingga kini Pemko Pekanbaru belum juga melakukan tindakkan tegas pada pihak PT MIG tersebut.
 
Permasalah sampah tidak habis-habisnya menghantu Pekanbaru, meski Pemko Pekanbaru ini telah serahkan pengelolaan sampah ke PT MIG. "Tumpukan sampah ada dimana-mana ditiap jalan maupun sudut Kota Bertuah. Inikan sudah 3 hari. Sehingga ini 'menggunung' sampah," ungkap Nurdin.
 
Ditambahkannya, melihat kondisi tumpukan sampah dimana-mana di Kota Pekanbaru, sehingganya sudah tidak layak lagi berjulukan Kota Bertuah, namun sudah jadi Kota Bersampah. Sebab sampah yang ada, tidak dilakukan secara maksimal. Padahal, telah ditunjuk pengelolanya PT MIG.
 
Ia sangat menyayangkan Pemko Pekanbaru ini tidak kunjung ambil sikap terhadap PT MIG. Padahal, dinilai belum memberi pelayanan terbaiknya. "Mereka itukan, udah lama mengelola sampah. Namun kok kerjanya seperti begini. Pihak dari Pemko tidak memperhatikan hal tersebut," sebutnya.
 
Lebih lanjut dikatakannya, dengan melihat masalah ini, tentunya ada kesan sengaja dibiarkan. Namun, dia berharap pada Pemko segera mengevaluasi kinerja pihak ketiga tersebut. Karena, itu pembiayaan dari program menggunakan uang rakyat. Makanya, harus dilakukan ketegasannya Pemko. 
 
Seperti diketahui, bahwa PT MIG sebagai pihak pemenang proyek multiyear pengelolaanya sampah di Pemko Pekanbaru. PT MIG ini  bertanggungjawab untuk delapan kecamatan. Dengan anggarannya sebesar Rp 53 miliar, dan sistem pembayaran sampah diangkut ke TPA, yaitu Rp185 ribu.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru