riau24 Minyak Atsiri Lebak Tembus Pasar Eropa & Amerika | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Minyak Atsiri Lebak Tembus Pasar Eropa & Amerika

0
Pekerja memeriksa kandungan minyak cengkeh atau minyak atsiri di tempat penyulingan. (ANTARA FOTO/Anis Efizudin)
Berita Riau -  Minyak Atsiri Lebak Tembus Pasar Eropa & Amerika

Lebak-Riau24.com - Minyak atsiri dari Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menembus pasar ekspor ke berbagai negara di Benua Eropa dan Amerika.

"Dengan telah diekspornya minyak atsiri itu, kami berharap bisa mendorong tumbuhkan ekonomi masyarakat," kata Kepala Disperindag Kabupaten Lebak, Wawan Ruswandi di Lebak, Sabtu (12/9/2015).

Menurut dia, minyak atsiri itu merupakan hasil pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) Kabupaten Lebak, dan bukti kalau mereka memiliki kamampuan mengolah dan menghasilkan produk berkualitas.

Keberhasilan menjual minyak atsiri ke luar negeri, kata dia, merupakan kebanggaan, walaupun kegiatan ekspor oleh perusahaan eksportir di Cianjur, Provinsi Jawa Barat.

Produk unggulan daerah itu tentu mengharumkan nama Kabupaten Lebak di internasional.  Sebab, pada label kemasan botol minyak atsiri itu terdapat keterangan hasil perajin UKM Lebak.

Kelebihan produk minyak atsiri Lebak memiliki kualitas cukup bagus setelah dilakukan pengujian laboratorium oleh ekportir dari Cianjur itu. Para eksportir menjual produk UMK Kabupaten Lebak seharga Rp20 juta per kilogram (kg), sedangkan dari perajin Rp150 ribu per kg.

"Kami minta pelaku UKM minyak atsiri terus ditingkatkan kualitasnya, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar dia.

Menurut dia, pemerintah daerah terus mengembangkan kerajinan minyak atsiri guna mendukung proses percepatan pembangunan. Selain itu juga dilakukan promosi melalui pameran-pameran daerah untuk diketahui masyarakat luas.

Selama ini, ujar dia, UKM produk minyak atsiri berkembang di Kecamatan Bayah yang terdapat perkebunan cengkih sebagai dasar bahan baku produk.

"Kami ke depan produk minyak atsiri itu bisa ditampilkan di Plaza Komoditas Lebak," ujar dia.

Eman, seorang pelaku UKM warga Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak mengaku selama ini permintaan minyak atsiri cukup tinggi, terutama pasar ekspor. Keunggulan minyak atsiri dari Kabupaten Lebak itu, selain tidak menggunakan bahan pengawet juga mengeluarkan aroma yang tidak menyengat hidung.

Manfaatnya cukup besar kesehatan tubuh, digunakan untuk pengobatan masuk angin, patah kaki, gejala pusing-pusing, darah tinggi, kolesterol, dan penyakit lainnya. "Kami berharap berkembangnya produk minyak atsiri dapat menyerap lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat," pungkasnya. 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru