riau24 Karena Baju Seharga Rp 10 Ribu, Seorang Ibu Ditahan Polisi | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Pekanbaru

Karena Baju Seharga Rp 10 Ribu, Seorang Ibu Ditahan Polisi

0
Berita Riau -  Karena Baju Seharga Rp 10 Ribu, Seorang Ibu Ditahan Polisi
Pekanbaru, Riau24.com - Seorang ibu rumah tangga bernama Farida Susi (36), warga Perum Jala Utama RT 11 RW 5 Kelurahan Labuh Baru Barat harus berurusan dengan pihak kepolisian pada Selasa (7/6/2016) sore karena membeli baju second seharga Rp 10 ribu.

Diketahui Farida membeli baju tersebut sekitar setahun yang lalu di salah satu pasar kaget jalan Garuda Sakti Kecamatan Tampan.

Ibu rumah tangga ini tampak kebingungan saat didatangi oleh anggota Sat Intelkam Polsek Payung Sekaki di rumahnya sekitar pukul 14.30 WIB. Ia pun tambah bingung lagi, setelah pihak kepolisian menanyakan seputar baju yang ia miliki.

Kapolresta Pekanbaru AKBP Tonny Hermawan SIK saat dikonfirmasi melalui Wakapolresta AKBP Ady Wibowo SIK, Rabu (8/6/2016) pagi mengatakan, " Ibu tersebut diketahui pernah menggunakan baju yang berlambang palu dan arit. Sementara lambang tersebut merupakan lambang komunis. Ibu tersebut telah kita introgasi untuk dimintai keterangannya, dan sudah berjanji untuk tidak menggunakan atribut ataupun baju berlambang seperti itu lagi," ucapnya.

Dari hasill pemeriksaan terhadap IRT tersebut, ternyata ia tidak mengerti dari lambang baju yang dibelinya dari pasar kaget tersebut. Farida mengatakan, kalau ia hanya tertarik membeli baju itu karena harganya murah, hanya dengan bermodalkan Rp 10 ribu, Farida membeli tiga helai baju bekas. Dan baju tersebut juga baru dikenakan sekitar dua bulan lalu setiap ia pergi ke pasar.

AKBP Ady Wibowo SIK menegaskan, akan menindak lanjut masyarakat Pekanbaru yang kedapatan menggunakan logo komunis.



R24/dev
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru