riau24 Sidak, BBPOM Temukan Tiga Makanan Mengandung Boraks Pada Takjil | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Sidak, BBPOM Temukan Tiga Makanan Mengandung Boraks Pada Takjil

1
Suasana bazar ramadhan di Jalan WR Supratman
Berita Riau -  Sidak, BBPOM Temukan Tiga Makanan Mengandung Boraks Pada Takjil
Pekanbaru, Riau24.com- Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru melakukan pengawasan terhadap takjil yang dijual di tiga titik di Pekanbaru.
 
Lokasi yang disinggahi BBPON bersama Pemko Pekanbaru dan Pemprov Riau adalah bazar takjil di rumah dinas, Jalan Ahmad Dahlan dan Ronggo Warsito.
 
Lokasi pertama yang didatangi BBPOM adalah bazar takjil di depan rumah dinas Walikota Pekanbaru, Firdaus.
 
"Disini kita ambil delapan contoh sampling untuk dilakukan pengujian, dan hasilnya negatif," ujar Kepala BBPOM, Indra Ginting, Rabu (8/6/2016).
 
Usai dari kediaman Walikota, lokasi yang disidak selanjutnya adalah bazar ramadhan Muhammadiyah dijalan Ahmad Dahlan. Dari 18 sampel yang diuji, seluruhnya memiliki hasil negatif.
 
Namun, saat beranjak ke lokasi ke tiga yakni Jalan Ronggo Warsito, BBPOM melakukan uji sampling terhadap 26 makanan yang kandungannya diduga bukan peruntukan untuk makanan. Ternyata hasilnya, dari 26 sampel yang diuji tersebut, 3 sampel positif mengandung boraks.
 
"Ada tiga yang mengandung borak yaitu makanan mie goreng, mie bakso dan kulit pisang coklat," beber Indra.
 
Berdasarkan temuan ini, BBPOM meminta agar masyarakat lebih berhati-hati ketika hendak membeli makanan atau takjil untuk berbuka puasa. 
 
"Kita minta cari siapa pembuatnya, kok ada sampai campuran boraks. Seperti yang dikulit pisang coklat, boraksnya itu ada dikulitnya. Maka dari itu kita juga minta masyarakat berhati-hati membeli makanan," pungkasnya.
 
R24/uci
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Hamid
Rabu, 08 Juni 2016 22:10 wib
Ya ampun. . .kenapa bisa melakukan itu ya
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru