riau24 Jawaban Mendag Saat Ditanya Soal Importir Daging Beku Swasta | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Bisnis

Jawaban Mendag Saat Ditanya Soal Importir Daging Beku Swasta

0
Berita Riau -  Jawaban Mendag Saat Ditanya Soal Importir Daging Beku Swasta
Jakarta, Riau24.com -Selain Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pemerintah juga melibatkan swasta untuk mengimpor daging sapi beku jenis secondary cut dari Australia. Namun, menurut Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia (ASPIDI), para importir swasta itu adalah pemain baru.

Cuma, Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Lembong, justru enggan menjawab saat ditanya soal importir swasta itu. "Not Now," ujar Lembong kepada media, seperti dikutip detik.com, usai rapat paket kebijakan ekonomi di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Selasa (14/6/2016).

Kemudian, saat diminta tanggapan lagi soal nama-nama importir yang dianggap sebagai pemain baru, Thomas Lembong tetap menolak menjawab.

"Tadi saya bilang apa," kata Lembong sambil buru-buru masuk mobil.

Sebelumnya, Mendag pernah menyebut ada 5-10 importir swasta terlibat memasok daging beku. Totalnya ada 23.200 ton daging beku yang dipasok. Namun, Thomas enggan mengungkapkan rincian perusahaan tersebut.

Menurut ASPIDI, penunjukkan importir swasta itu menyalahi aturan karena yang dipasok adalah daging beku jenis secondary cut. Menurut Ketua ASPIDI, Thomas Sembiring, dalam aturannya daging beku jenis secondary cut hanya boleh diimpor BUMN.

"Ada peraturan melarang, secondary cut hanya boleh oleh BUMN. Jeroan siapapun tak boleh impor. Tapi kok, izin di perusahaan baru itu dikasih. Kok, swasta boleh impor secondary cut, peraturannya nggak boleh," katanya.

R24/gig/det

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru