riau24 Staff Mendagri Yang Dipecat, Diusulkan Jadi Duta Kejujuran | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Nasional

Staff Mendagri Yang Dipecat, Diusulkan Jadi Duta Kejujuran

4
Berita Riau -  Staff Mendagri Yang Dipecat, Diusulkan Jadi Duta Kejujuran
Jakarta, Riau24.com - Masih ingat dengan tragedi salah ketik penulisan kepanjangan KPK, yang seyogyanya Komisi Pemberantasan Korupsi malah menjadi Komisi Perlindungan Korupsi ?

(Baca Juga : Ceroboh, Staff Mendagri Langsung Dipecat)

Ternyata akibat salah ketik, Adi Feri kehilangan pekerjaan. Staf honorer Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu dipecat oleh Mendagri Tjahjo Kumolo .

Bahkan kasus salah ketik ini langsung menjadi bahan perdebatan di jejaring sosial media. Banyak yang mencemooh, namun tak sedikit pula yang menyanjungnya.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Front Pembela Islam (FPI) di akun Twitter @DPP_FPI turut mengomentari insiden tersebut. @DPP_FPI mengusulkan agar Adi Feri diangkat menjadi “Duta Kejujuran”.

“Apakah Anda setuju, jika pegawai Kemendagri yang dipecat karena ke tik ‘Komisi Perlindungan Korupsi’ diangkat jadi DUTA KEJUJURAN? RT jika setuju,” tulis @DPP_FPI. Saat ini, seruan @DPP_FPI itu di retweet 362 netizen.

Insiden salah ketik singkatan KPK menjadi Komisi Perlindungan Korupsi oleh Adi seakan ingin mempertegas bahwa KPK telah ‘dikerangkeng’ Presiden Joko Widodo untuk beberapa kasus korupsi.

Edy membeberkan sebelas point sejumlah hal yang saling terkait dengan insiden salah ketik itu.

Secara khusus, Edy mengecam pernyataan Mendagri Tjahjo Kumolo yang menyatakan bahwa insiden salah ketik surat Kemendagri ke KPK itu merupakan bentuk sabotase di dalam kementerian.

“Anda @tjahjo_kumolo boleh berdalih itu sabotase. Tapi dalam pandangan saya, tak ada satu gerak pun di dunia ini tanpa gerakNya. Anda @tjahjo_kumolo sebagai atasan punya hak memecat atau apapun. Tapi sejatinya Anda harus bercermin jg perihal sepak terjang Anda,” tulis @eae18.

Sebelumnya, Mendagri Tjahjo Kumolo menilai pegawai yang mengetik surat undangan untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan kesalahan fatal.

Tjahjo juga mengatakan telah memerintahkan kepada Sekretaris Jenderal, dan Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk membuat berita acara pemeriksaan (BAP) staf yang melakuan kesalahan tersebut.

Tjahjo mengaku tengah menyelidiki motif stafnya melakukan hal tersebut apakah inisiatif sendiri atau ada yang menyuruh.
Sebelumnya, Mendagri Tjahjo Kumolo melalui akun Twitter mengungkapkan insiden itu membuat malu institusinya. Dia menduga ada insiden salah ketik itu sebagai bentuk sabotase di internal kementerian.

Terpisah, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Soedarmo, menyebut Adi Feri adalah lulusan SMA yang baru bekerja sebagai pegawai honorer di bawah bidang yang dipimpinnya selama tiga bulan.

Soedarmo mengatakan, Adi Feri sebenarnya tidak mengurusi soal pengetikan surat. Namun saat itu, dia hanya dimintakan bantuan.

Lalu, apa tugas Adi Feri sebenarnya? “Ada tugas lainlah, yang jelas bukan di situ,” terang Soedarmo.

Namun apa daya, Adi Feri tetap harus dipecat karena dianggap lalai dalam menjalankan tugas.


R24/dev
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Wardah
Selasa, 14 Juni 2016 15:28 wib
ya biar ja lah
Lina
Selasa, 14 Juni 2016 15:27 wib
harusnya jangan dipecat lansung tunggu dapat THR kek
Tigor
Selasa, 14 Juni 2016 15:26 wib
disitu terkadang saya merasa sedih dah salah koq tetap dibela ya ?
Wayne
Selasa, 14 Juni 2016 15:26 wib
boleh juga tuh idenya
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru