riau24 Kasus Doping, Sharapova Ajukan Banding ke CAS | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Tennis

Kasus Doping, Sharapova Ajukan Banding ke CAS

0
Berita Riau -  Kasus Doping, Sharapova Ajukan Banding ke CAS
Riau24.com - Petenis Britania Raya, Maria Sharapova yang dijatuhi hukuman oleh Federasi Internasional Tenis (ITF) dengan larangan bertanding selama dua tahun, kasus ini akibat terbuktiya Sharapova menggunakan zat yang dilarang awal Januari 2016.

Petenis Rusia ini mengajukan banding ke CAS dan berharap sanksi dapat dicabut atau dikurangi.

Dilansir oleh Reuters, "Dalam bandingnya, Ms Sharapova ingin pembatalan keputusan yang menjatuhi dia hukuman larangan bertanding selama dua tahun atas pelanggaran aturan anti-doping," bunyi pernyataan CAS.

Maria Sharapova masih terdaftar di Olimpiade Rio de Janeiro sebagai wakil dari Rusia. Apabila banding dikabulkan saat CAS mengumumkan pada 18 Juli artinya Petenis Rusia ini dapat tampil pada Olimpiade Rio. 

"Ms Sharapova menilai bahwa hukuman tersebut seharusnya dihapuskan, atau dikurangi."

Sharapova menilai hukuman yang dijatuhkan padanya dinilai sangat kejam, namun tidak banyak dari petenis lain yang mengukap simpati kepadanya.

Pada The Guardian, petenis Rusia ini mengatakan "Penilaianku masih tetap sama sejak Maret [saat dia mengecam Sharapova karena positif doping]. Aku sudah banyak bicara tentang hal tersebut sejak saat itu".

"Aku benar-benar merasa kalau Anda melakukan kecurangan dan ketahuan. Dan Anda mendapatkan keuntungan dari lawan-lawan Anda, lalu Anda harus dihukum karena hal itu. Itu bukan soal apa yang adil atau tidak, dalam hubungannya dengan waktu. Itu terserah pihak yang berwenang, pengadilan, dan lainnya untuk memutuskan."

R24/Jef 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru