riau24 Diduga Oknum di Dishubkominfo Pekanbaru 'Main Mata' Dengan PT RWP | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Pekanbaru

Diduga Oknum di Dishubkominfo Pekanbaru 'Main Mata' Dengan PT RWP

0
Berita Riau -  Diduga Oknum di Dishubkominfo Pekanbaru 'Main Mata' Dengan PT RWP

Pekanbaru, Riau24.com - Sesuai dengan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Perwakilan Riau ini terhadap APBD Pekanbaru Tahun Anggaran 2014, dimana diketahui tunggakan retribusi kerjasama Pengelola Pelayanan Pelabuhan di Pemko Pekanbaru.

"LHP BPK RI Perwakilan Riau terhadap APBD Pekanbaru Tahun Anggaran 2014, dimana diketahui tunggakan retribusi kerjasama Pengelola Pelayanan Pelabuhan di Pemko Pekanbaru yang berada di Jalan Sembilang Ujung, dengan pihak ketiga yakni sama PT Radic Wibawa Perkasa (RWP) sekitar Rp2,5 miliar," katanya.

Hal ini dikatakan Direktur Indonesian Monitoring Development (IMD) R Adnan, kepada wartawan, Kamis (16/6) di Pekanbaru. Dikatakanya adapun itu rincian tunggakan PT RWP sebagai berikut, tahun 2013 senilai Rp236.730.000, dan tahun 2014 sekitaran Rp2.056.860.000, dan per akhir bulan Mei 2015 ada sejumlah Rp689.000.000.

Kalau ditotal tunggakan PT.RWP mencapai Rp2.982.590.000. Dan dikabarkan itu sesuai ketentuan saat Dishubkominfo Pekanbaru melakukan pengambilalihan aset PT RWP, dan segala hal kerja pelayanan pelabuhan sembari proses evaluasi pendataan aset milik perusahaan sejak 11 Januari 2016.

Artinya Pemko Pekanbaru melalui Disehubkominfo telah melakukan pengelolaan pelabuhan terhadap asetnya PT RWP tersebut.
" Kami tahu itu, memang sudah dikelola Pemko Pekanbaru, dikarenakan PT RWP belum melunasi hutangnya di Pemko," sebutnya.

Namun sambung R Adnan, disaat itu ketika dikonfirmasi pada pihak Humas PT RWP, Taufik, pihaknya mengaku masih tetap beroperasi di Pelabuhannya Pemko tersebut seperti biasa hingga kini.
Karena sebutnya, kalau itu tidak bekerja, bagaimana hutang ke Pemko bisa terbayarkan.

Sebelumnya, seperti dilansir awak media bahwa kini Walikota Pekanbaru Dr Firdaus ST,MT membenarkan bahwa Kadishubkominfo dipanggil Kejari Pekanbaru karena adanya tunggakan PT RWP pada pemko Pekanbaru.
Tunggakan atas kewajibannya disebabkan PT RWP tidak mengelola pelabuhan dengan baik.

"Kita juga lihat dari evaluasi yang dilakukan Dishubkominfo tersebut maka tunggakan itu kewajibannya harus dibayar," ungkap Firdaus ini seraya tegaskan apabila PT RWP tidak mampu melunasi tunggakan kewajibannya hingga akhir tahun ini, maka bisa diputuskan kontrak kerjasama secara sepihak.
 

R24/rul

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru